Kronologi Anggota Paskibra Meninggal Dunia, Sebelumnya Buku Diary Aurellia Dirobek-robek Senior

Pukul 04.00, Aurellia Qurratuaini nampak tidak berdaya secara fisik untuk menjalani aktivitas. Dia pun ambruk seketika.

Kronologi Anggota Paskibra Meninggal Dunia, Sebelumnya Buku Diary Aurellia Dirobek-robek Senior
Warta Kota
Aurellia Qurratuaini, anggota Paskibra Tangerang Selatan, yang akrab disapa Aurel (jilbab hitam), semasa hidupnya bersama ibunya, Sri Wahyuni. 

Pukul 04.00, Aurellia nampak tidak berdaya secara fisik untuk menjalani aktivitas.

Dia pun ambruk seketika.

"Jam 4 dia berusaha mau mulai aktivitas. Karena mulai jam 4 dia sudah limbung badannya, sudah capeknya dia limbung langsung nggak sadar kita bawa ke rumah sakit. Ternyata sudah tidak tertolong," ucap Farid.

Nyawanya tidak tertolong ketika ingin dilarikan ke rumah sakit.

"Dokter tidak keluarkan diagnosa karena ketika kita bawa kesana (RS) bahwa Almarhum sudah meninggal," ucap dia.

Farid mengatakan, latihan paskibra yang dialami anaknya sudah berlebihan.

Aurellia Qurrota Ain, anggota Pasukan Pengebar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang Selatan meninggal dunia mendadak pada Kamis (1/8/2019) di kediamannya.
Aurellia Qurrota Ain, anggota Pasukan Pengebar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang Selatan meninggal dunia mendadak pada Kamis (1/8/2019) di kediamannya. (Instagram/@benyamindavnie)

Ia menilai seperti itu karena dirinya Purna Paskibraka.

Perlakuan berlebihan itu diberikan oleh para seniornya, bukan para pelatih Paskibra.

"Jadi campur tangan senior di luar pelatih ini ini yang merupakan teror beban psikologis yang sangat luar biasa," ucap dia.

Jenazah sudah dimakamkan di TPU Selapajang, Kota Tangerang, kemarin.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved