4 Tentara Bayaran AS Terbunuh di Irak: Mereka Dibakar, Digantung di Jembatan, Begini Kisahnya

TRIBUNJAMBI.COM- Mantan anggota pasukan khusus yang memiliki pengalaman tempur dikirim ke Irak dan

4 Tentara Bayaran AS Terbunuh di Irak: Mereka Dibakar, Digantung di Jembatan, Begini Kisahnya
Ilustrasi -- Tentara bayaran AS di irak 

TRIBUNJAMBI.COM- Mantan anggota pasukan khusus yang memiliki pengalaman tempur dikirim ke Irak dan Afghanistan untuk menjadi tentara bayaran Amerika Serikat.

Mereka tergabung dalam Private Military Company (PMC) yang umumnya dalam penugasan, meskipun bukan anggota militer lagi mereka tetap berkoordinasi dengan militer AS dan persenjatai lengkap serta bekerja berdasarkan komando.

Namun, dalam situasi genting ketika para PMC terlibat baku tembak dengan milisi bersenjata, militer AS akhirnya turut terlibat sehingga menjadi tidak ada bedanya antara peran PMC dan militer AS.

Lebih-lebih karena mereka menghadapi musuh yang sama.

Menjadi anggota PMC juga kerap dilakukan oleh para agen CIA yang sedang menyamar.

Baca: Ria Ricis Pamit - Tegaskan Bukan Prank, Vlog Terakhir Akan Dihapus dalam 24 Jam, Sambil Tahan Tangis

Anehnya, para milisi Irak atau Afghanistan umumnya juga menganggap semua anggota PMC adalah agen CIA.

Dengan demikian dari sisi target serangan, para anggota PMC justru memiliki risiko ganda.

Setiap personil PMC yang dikirim ke medan tempur semuanya sadar bahwa dirinya memiliki risiko yang tinggi untuk kehilangan nyawanya.

Apalagi dalam setiap misinya saat melaksanakan tugas pengawalan personil PMC tidak mendapat perlindungan dari pasukan militer regular AS atau Irak.

Dengan bayaran tinggi yang diterima setiap harinya personil PMC yang secara motivasi bekerja di medan tempur demi uang memang bekerja dengan cara tersendiri.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved