Investasi Rp 136 Triliun di Indonesia, Siapa Sebenarnya Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan

Pangeran Uni Arab Emirat (UAE) Abu Dhabi, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, berkunjung ke Indonesia pada Rabu (24/7/2019) kemarin.

Editor: andika arnoldy
Kompas.com
Foto tangkapan layar dari Kompas.com saat Putra Mahkota UEA dan Retno Marsudi Memperlihatkan MoU kerjasama bilateral di Istana Bogor 

1. Pertamina dan ADNOC dalam pengolahan mintak di Balikpapan.

2. Chandra Asri Petrochemical dan Mubadala dalam pengembangan industri Petrokimia.

3. Pelabuhan Indonesia Maspion dan DP World Asia dalam Kawasan Industri Gresik, Jawa Timur dan Pengembangan Terminal Peti Kemas.

Sedangkan yang akan dibahas lebih lanjut yakni masalah kesepakatan antar pemerintah, karena yang baru ditandatangi belum detail, baru sebatas sektor saja.

Adapun sektor yang dibahas yakni sektor pariwisata, kelautan, perikanan, kebudayaan dan pertahanan.

Foto tangkapan layar dari Kompastv.com tentang hasil kerjasama UEA dengan Indonesia (kompas.com
Foto tangkapan layar dari Kompastv.com tentang hasil kerjasama UEA dengan Indonesia (kompas.com ()

Profil Putra Mahkota Sheikh Mohammed bin Zayed

Dilansir dari Tribunternate.com dari Middle East Eye, Pangeran Uni Emirat Arab (UAE) Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan adalah anak ketiga dari Pemimpin UEA Sheikh Zayed bin SUltan Al Nahyan.

Putra Mahkota UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed, ini lahir pada 1961 dengan nama lengkap, Mohamed bin Zayed bin Sultan bin Zayed bin Khalifa bin Shakhbout bin Theyab bin Issa bin Nahyan bin Falah bin Yas lahir di Al Ain.

Sejak kecil Sheikh Mohammed bin Zayed memang sudah diberikan pendidikan yang terbaik oleh keluarganya.

Ia pernah mengenyam pendidikan di sekolah Al Ain dan Abu Dhabi.

Ia juga pernah mendapatkan pendidikan militer di Royal Military Academy Sandhurst, Inggris.

Setelah menyelesaikan pendidikan militernya, ia kembali ke tanah kelahirannya dan menjadi pilot di AU Uni Emirat Arab.

Karirnya berlanjut menjadi Amiri Guard, Penjaga Kepresidenan UEA.

Tahun 2003, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan resmi mengangkatnya menjadi putra mahkota Abu Dhabi.

Pengangkatan dirinya menjadi putra mahkota dikarenakan faktor kesehatan ayahnya yang sudah tidak mampu lagi menjalankan tugas negara.

Saat ini Sheikh Mohammed bin Zayed menduduki posisi seperti kepala negara UEA, yang menjalankan semua pemerintahan di Timur Tengah.

Disamping menjadi kepala negara, Sheikh Mohammed bin Zayed merangkap tugas sebagai Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata UEA.

(TribunTernate.com/Sri Handayani)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved