Profesor Intelijen 'Vs' Profesor Siber dari TNI dan Polri, Sama-sama Jenderal Senior di BIN
Profesor Intelijen 'Vs' Profesor Siber dari TNI dan Polri, Sama-sama Jenderal Senior
- Sarjana dalam bidang adminiatrasi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara (STIA-LAN)
- Sarjana Hukum dari Sekolah Tinggi Hukum Militer(STHM)
- Sarjana Ekonomi dari Universit as Terbuka (UT) Jakarta
- Sarjana Teknik Industri dari Universitas Jenderal Achmad Yani(Unjani), Bandung.
- Magister administrasi niaga dari University of the City of Manila, Filipina
- Magister di bidang hukum dari STHM
- Doktor filsafat di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan predikat cum laude.
- Guru Besar di bidang ilmu Filsafat Intelijen dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Satu-satunya dan pertama di dunia yang menjadi Guru Besar Intelijen.
Jejak karier militer AM Hendropriyono
- 1968-1972 - Komandan Peleton Komando Pasukan Khusus TNI-AD di Magelang
- 1972-1974 - Komandan Kompi Prayuda Kopasandha (Komando Pasukan Sandi Yudha)
- 1981-1983 - Komandan Detasemen Tempur 13
- 1983-1985 - Wakil Asisten Personel Kopasandha merangkap sebagai Wakil Asisten Operasi
- 1985-1987 - Asisten Intelijen Kodam V/Jaya
- 1987-1991 - Danrem 043/Garuda Hitam Lampung
- 1991-1993 - Direktur D Badan Intelijen Strategis ABRI
- 1993-1994 - Direktur A Badan Intelijen Strategis ABRI
- 1993-1994 - Panglima Kodam V/Jaya
- 1994-1996 - Komandan Kodiklat TNI AD
Ikuti kisah-kisah profesor intelijen, profesor siber, pasukan elite, TNI dan Polri di Tribunjambi.com.
Baca: Ziarah ke Makam Benny Moerdani Jenderal TNI yang Paling Ia Kagumi, Luhut Panjaitan Ungkap Hal Ini
Baca: Buku Catatan Rahasia Benny Moerdani Diungkap Luhut Panjaitan, Bisa Akses Tokoh-tokoh Negara di Dunia
Baca: Jadi Luhut, taruhan keselamatan Pak Harto adalah lehermu! Kata Benny Moerdani ke Luhut Panjaitan
Baca: Postingan Ketus Natasha Wilona Diunggah Bersamaan Kevin Sanjaya Juara, Sindiran Halus?
Baca: Kisah Jelly Jelo Jadi SPG Otomotif, Ada Syarat Jalur Khusus Bos-bos Negoisasi di Kamar Apartemen