Kebakaran di Nipah Panjang

15 Rumah di Nipah Panjang Jambi Habis Terbakar, Api Diduga dari Bangsal Ikan Nelayan

Sebanyak 19 rumah warga menjadi korban kebakaran di Kecamatan Nipah Panjang.

15 Rumah di Nipah Panjang Jambi Habis Terbakar, Api Diduga dari Bangsal Ikan Nelayan
Tribunjambi/Abdullah Usman
Api membakar di pemukiman padat penduduk di Desa Nipah Panjang, Tanjab Timur. 

15 Rumah di Nipah Panjang Jambi Habis Terbakar, Api Diduga dari Bangsal Ikan Nelayan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sebanyak 19 rumah warga menjadi korban kebakaran di Kecamatan Nipah Panjang, Tanjab Timur, Jambi. Dugaan sementara api berasal dari salah satu rumah bangsal ikan milik warga.

Sempat simpang siur terkait jumlah korban rumah yang terbakar, akibat kebakaran hebat yang terjadi di Kecamatan Nipah Panjang. Mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk.

Camat Nipah Panjang Helmi Agustinus dalam pesan WhatsApp pribadinya menuturkan, dari hasil pendataan yang dilakukan terdapat 19 rumah warga yang menjadi korban kebakaran.

Sebanyak 19 rumah warga yang menjadi korban kebakaran tersebut, 15 di antaranya terbakar habis dan empat rumah lainnya terpaksa dirobohkan untuk menghindari api merembet.

Baca: Rumah dan Gudang Ikan Nelayan di Nipah Panjang Habis Terbakar, Damkar Kesulitan Padamkan Api

Baca: 4 Desa di Kerinci Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terendam Air Setinggi Paha

Baca: Politik Cawagub, Dewan Minta Fachrori Bangun Komunikasi dengan Parpol Pengusung

Baca: Setujui Saran Pansel, Dewan Lempar Bola Panas ke Gubernur Jambi

Baca: 24 Jam Edi Dikabarkan Hilang Tenggelam, Basarnas dan Polairud Menyebar Lakukan Pencarian

"Setelah kita data ada sebanyak 19 rumah yang terdampak kebakaran, dimana 15 diantaranya hangus terbakar. Dengan demikian untuk total jumlah korban terdampak sekitar 81 jiwa," jelasnya.

Sementara itu, terkait penyebab dan asal muasal api yang menghanguskan belasan rumah warga tersebut. Camat belum bisa memastikan mengingat saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib.

"Untuk dugaan sementara api berasal dari salah satu bangsal ikan rumah warga, yang berada di lokasi," ujarnya.

Sementara korban saat ini diungsikan di dua posko sementara (rumah warga). Selain itu sebagian korban juga diungsikan ke sanak famili terdekat mereka. Selain posko sementara pihaknya juga menyediakan posko kesehatan, untuk korban jiwa sendiri sejauh ini tidak ada dan kerugian belum diketahui.

"Saat ini para pengungsi membutuhkan bantuan seperti selimut dan pakaian, juga sumber makanan. Untuk bantuan sendiri baru dari masyarakat sekitar dan kita sudah berkoordinasi dengan Kabupaten," jelasnya.

Kapolsek Nipah Panjang Iptu Viktor Hamonagan Tamba saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, untuk penyebab dan sumber api saat ini masih dalam penyelidikan pihak Polres Tanjab Timur.

"Untuk kerugian belum bisa ditaksir, namun dalam kejadian tersebut selain rumah juga terdapat tiga unit Pompong tiga nelayan dan empat sepeda motor terbakar," pungkasnya.

Baca: Siswi SMP Diperkosa Pacar di Kebun Teh Kerinci, Celana Dalam Diambil Lalu Difoto Pas Lagi Bugil

Baca: Bela Provinsi Jambi, Sarolangun Kirim Dua Atlet Dayung Terbaik untuk Kejurnas di Danau Sipin

Baca: Imbauan Bupati Haris Tak Digubris, Aktivitas PETI di Merangin Merajalela

Baca: Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Mark Up LPJU Tebo

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved