Sekolah di Swasta, Wawako Maulana: Anak Tak Mampu Diusulkan Dapat Bantuan Program Jambi Cerdas

Wakil Wali Kota Jambi Maulana melakukan kunjungan ke SDN 28 Kota Jambi di hari pertama masuk sekolah.

Sekolah di Swasta, Wawako Maulana: Anak Tak Mampu Diusulkan Dapat Bantuan Program Jambi Cerdas
Tribunjambi/Rohmayana
Wakil Walikota Jambi Maulana meninjau langsung siswa SDN 28 Jambi di hari pertama masuk sekolah. 

Sekolah di Swasta, Anak Tak Mampu Diusulkan Dapat Bantuan Program Jambi Cerdas

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBIWakil Wali Kota Jambi Maulana melakukan kunjungan ke  SDN 28 Kota Jambi di hari pertama masuk sekolah. Di sana dia langsung bercengkrama dengan siswa baru dan para wali murid.

Maulana mengatakan, dirinya bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi meninjau langsung saat hari pertama sekolah. Ia juga melihat kecerian anak saat pertama sekolah.

“Tadi saya juga mengetes beberapa potensi yang ada pada anak, dan memberikan sedikit hadiah,” katanya.

Secara umum sebut Maulana, dirinya sudah melihat dan akan melakukan evaluasi PPDB tahun 2019. “Sudah berjalan baik, walaupun masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi,” imbuhnya.

Kota Jambi sebut Maulana, memiliki tingkat kepadatan penduduk yang berbeda. Pusat kota sangat padat, makin ke pinggir agak longgar, sehingga ada sekolah yang secara zonasi melebihi kapasitas daya tampung, terutama di SMP.

“Disisi lain ada sekolah yang siswanya masih kurang,” katanya.

Baca: Tinggal Sehari, Fachrori Akui Belum Punya Nama Cawagub

Baca: Kemarau, Harga Cabai di Pasar Jambi Melonjak Hingga 100 Ribu

Baca: Kades Kedotan Bantah Penyataan Kadisbunak Muarojambi Soal Kambing Tak Diurus

Baca: Melihat Budaya Baca Sejak Dini di SDN 47 Kota Jambi, Tata Mading Agar Menarik Perhatian Siswa

Baca: Sukses Berdayakan Koperasi dan UKM, Yuliana Fasha Raih Penghargaan dari Presiden RI

Maulana mengatakan, pihaknya memastikan tidak ada anak-anak di Kota Jambi yang tidak melanjutkan pendidikan wajib belajar 9 tahun.

“Yang masuk ke swasta bagi keluarga yang tidak mampu akan diusulkan supaya dapat program Jambi Cerdas untuk biaya SPP,” sebutnya.

Kemudian sebut Maulana, untuk jangka panjang pihaknya akan membuat standar kualitas pendidikan yang sama di setiap sekolah.

“Jadi zonasi ini betul-betul dioptimalkan, karena semua sekolah memiliki standar dan kualitas yang sama. Dampak zonasi ini sangat banyak, terutama kemacetan teruruai, juga orang tua merasa tenang dan nyaman karena anak sekolah dekat dengan rumah,” tambahnya.

Untuk para guru sebut Maulana, dirinya meminta untuk diciptakan pendidikan yang mnyenangkan bagi anak. Kemudian seimbangkan kemampuan antara knowledge dan psikomotor serta kemampuan religi.

“Yang sering kita sebut pendidikan karakter. Karakter yang sesungguhnya adalah akhlak. Basicnya adalah agama,” pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved