Jambipedia

Aurelia Kena 'Sihir' Danau Kumbang di Merangin setelah Jalan 8 Jam, Tak Mau Balik Jakarta

Aurelia Tak Mau Pulang Jakarta, Kena 'Sihir' Danau Kumbang di Merangin setelah Jalan 8 Jam

Aurelia Kena 'Sihir' Danau Kumbang di Merangin setelah Jalan 8 Jam, Tak Mau Balik Jakarta
instagram/rizky.fadli
Seorang pecinta alam Rizky Fadli di Danau Kumbang, Kabupaten Merangin. 

 
Aurelia Tak Mau Pulang Jakarta, Kena 'Sihir' Danau Kumbang di Merangin setelah Jalan 8 Jam

ANDA harus rela mengorbankan waktu berjam-jam berjalan kaki ke sana. Sebuah tawaran tempat wisata di Jambi yang masih alami.

Ini bukan liburan biasa di Jambi. Bangun pagi di pinggiran Danau Kumbang, lalu menyeruput secangkir kopi.

Pengalaman istimewa ini akan Anda peroleh bila datang ke Danau Kumbang di Kabupaten Merangin.

Bukan ajakan, tapi tawaran untuk datang karena memang indah dan tenang.

13012016 danau kumbang merangin
13012016 danau kumbang merangin (Komunitas Bumi Merangin)

Itu satu di antara tawaran wisata Jambi.

Pengalaman ini tak bisa Anda temukan dimanapun, kecuali Anda datang ke Kabupaten Merangin, menikmati wisata Jambi. ( Jambipedia )

Baca: Anak Kecil Bilang Ada Daging Besar setelah Dicek Bikin Gempar, Ternyata Mutilasi Kepala Kaki

Baca: Potongan Kepala Hangus, Ini Ciri-ciri Perempuan Korban Mutilasi di Banyumas, Rambut 18 Cm

Baca: Motif Pelaku Mutilasi Banyumas Diduga Terkait Asmara, Berawal Dari Perkenalan di Facebook

Baca: Siapa Sebenarnya Deni Riyanto? Pelaku Mutilasi di Banyumas Potong Kepala dan Tangan Perempuan

Yudha, seorang penjelajah alam yang tergabung dalam komunitas Bumi Merangin menulis, menikmati pagi di pinggir Danau Kumbang adalah pengalaman mahal.

Nah, Anda yang ingin menikmati eksotisnya Danau Kumbang, harus rela delapan jam jalan kaki mendaki gunung Masurai.

Jalur yang ditempuh juga cukup terjal, banyak tanjakan tinggi yang akan menguras tenaga.

Eksotisnya Suasana pemandangan Danau Kumbang di Gunung Masurai, Merangin
Eksotisnya Suasana pemandangan Danau Kumbang di Gunung Masurai, Merangin (Komunitas Bumi Merangin)

Perjalanan menuju Danau diawali dari Desa Sungai Lalang.

Sekitar dua jam jalan baru sampai pintu rimba, Anda harus melanjutkan sekitar enam jam lagi untuk sampai Danau Kumbang.

Perjalanan yang melelahkan, mengras tenaga dan menderu nafas. Danau Kumbang berada di bawah puncak 1 Gunung Masurai.

Ya, memang wisata Jambi, terutama wisata alam menyediakan tantangan tersendiri.

Sampai di puncak 1, Anda bisa melihat dengan jelas sebuah cekungan besar berair jernih, dikelilingi hutan tropis lebat, Taman Nasional Kerinci Seblat.

Anda butuh waktu 30 menit menuruni puncak 1 hingga sampai di tepi danau.

Rasa lelah dan nafas Anda yang terengah-engah, seketika plong saat kaki Anda menjejak di bebatuan tepi danau.

Suasa tenang, sejuk, rasanya benar-benar damai.

Jika beruntung, di sana Anda akan melihat hamparan bungan edelweis yang bermekaran, bukan putih tetapi merah jambu.

Baca: VIDEO: Supir Mengantuk, Truk Batubara Terjun ke Sawah dan Seruduk Tiang Listrik

Baca: VIDEO: 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Membuat Kita Jadi Pelupa, Hati-hati yang Suka Nasi dan Jus Buah

Baca: VIDEO: Geger! Polisi Kantongi Identitas Pelaku Tabrak Lari di ByPass Manahan Solo, Ancamannya Berat

Anda juga bisa mendirikan tenda bila ingin menikmati suasana malam yang tenang.

Danketika pagi menjemput, bersiaplah menikmati sejuknya udara pagi di tepi danau sembari menyeruput secangkir kopi hangat.

Satu kesempatan langka yang kadang bisa Anda jumpai kala pagi, sebuah paduan tujuh warna eksotis yang melengkung jatuh dari bias cahaya matahari karena air, pelangi.

“Kadang tampak kayak pelangi kalau pagi, mungkin embun pagi yang kena sinar matahari,” kata Gie, perempuan dari komunitas Bumi Merangin. ( Jambipedia )

Anda bisa mengawali perjalanan dari Kota Jambi dengan naik travel menju Terminal Jangkat di Kota Bangko.

Selanjutnya bisa Anda teruskan dengan naik angkutan ke Desa Sungai Lalang, sekitar empat jam.

Jika Anda merasa terlalu malam untuk mendaki gunung, Anda boleh singgah di home stay di Sungai Lalang, baru keesokannya melanjutkan perjalanan.

Gie punya saran untuk medaki gunung pada musim kemarau, karena jalur yang ditempuh lebih ringan ketimbang waktu hujan.

“Kalau hujan susah, nanjak tinggi, licin lagi kalau hujan,” katanya.

Danau Kumbang ini sudah cukup populer bagi penikmat tempat wisata di Jambi .

Kalau Anda membuka instagram dan mengetik #danaukumbang, akan muncul foto-foto menarik yang diunggah. ( Jambipedia )

Aurelia (21) dan teman-teman sekolahnya rela berjalan kaki beberapa jam demi Danau Kumbang.

Pengalamannya berakhir pekan di sana membuatnya enggan kembali ke Jakarta.

"Kalau dapat view kayak gini memang sangat menarik, gak rugi jalan jauh, jadi males pulang Jakarta," ujarnya.

Bersama kawan sekolahnya di Jakarta yang asli Jambi, Aurelia menempuh perjalanan cukup lama. 

Cewek berambut ikal sebahu ini tidak menyangka perjalanan itu. "Karena dari lama sudah saving terus cari waktu, jadi aman. Kalau ditanya rugi nggak, jawabnya sangat pasti tidak," tuturnya.

Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi Danau Kumbang, satu di antara tempat wisata Jambi ?

Rencanakan waktu Anda sebelum berangkat liburan.

Seorang pecinta alam Rizky Fadli di Danau Kumbang, Kabupaten Merangin.
Seorang pecinta alam Rizky Fadli di Danau Kumbang, Kabupaten Merangin. (instagram/rizky.fadli)

Baca: Pekerjaan Anna Maria di Masa Lalu yang Tak Diketahui, Sosok Ibu Gading Marten yang Cantik

Baca: Siapa Sebenarnya Kakek Gading Marten? Rahasia Keturunan Keluarga Semua Jadi Orang Sukses

Baca: Bukan Masalah Ekonomi, Gisella Akhirnya Jujur Ungkap Penyebab Gugat Cerai Gading Marten

Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved