Pasar Atas Sarolangun Semrawut, Dinas Perkim Tuding Gara-gara PKL

Kondisi Pasar Atas Kabupaten Sarolangun kian semrawut. Terlihat banyak pedagang kaki lima yang nakal membuka lapak di pinggir jalan.

Pasar Atas Sarolangun Semrawut, Dinas Perkim Tuding Gara-gara PKL
Tribunjambi/Wahyu
Kondisi TPS di Pasar Atas Sarolangun terlihat berantakan. 

Pasar Atas Sarolangun Semakin Semrawut, Dinas Perkim Tuding Gara-gara PKL

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN- Kondisi Pasar Atas Kabupaten Sarolangun kian semrawut. Terlihat banyak pedagang kaki lima yang nakal membuka lapak di pinggir jalan, sistem drainase dan pembuangan sampah sembarangan.

Tukang ojek yang seharusnya mangkal di persimpangan kini pindah ke dalam pasar. Tak heran beberapa motor sering terparkir sembarangan dan menimbulkan kemacetan.

Seorang pedagang pasar mengaku jika pada jam operasional pasar, kawasan Pasar Atas penuh dengan kemacetan.

"Bukan pembeli bang yang rame, yo orang lewat kayak orang ngantar barang ke pasar pakek mobil, lah tau jalan sempit. Sekitar jam 8 ke atas mulai macet," kata Eni, pedagang sayur Pasar Atas, Kamis (4/7).

Baca: Bupati Safrial ingin Tanjab Barat Jadi Contoh Pembangunan Ramah Lingkungan

Baca: Awal Triwulan III, Realisasi Fisik Dinas PUPR Kota Jambi Baru 30 Persen

Baca: Pemprov Jambi Usulkan 1,129 Formasi CPNS dan PPPK ke Kemenpan

Baca: 9 Orang Mangkir, Kejati Jambi akan Panggil Saksi Dugaan Korupsi Beasiswa Disdik 2014

Baca: Puncak Kemarau, BPBD Sarolangun Temukan Satu Titik Api di Pauh

kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman (perkim) Sarolangun Saipullah mengakui jika di area Pasar Atas Sarolangun sekarang dalam kondisi semrawut. Hal itu terlihat saat pengecekan lapangan dan pengecekan beberapa objek.

Beberapa titik objek yang menjadikan semrawut adalah pedagang kaki lima yang membuka lapak sembarangan, sistem drainase yang sudah tak layak dan pembuangan sampah masih sembarangan.

"Walaupun tempat sampah sudah kami sediakan tetap saja buang sampah sembarangan, " kata Saipullah.

Dari beberapa permasalahan itu, pihaknya saat ini fokus menertibkan sistem pembuangan sampah, karena pemerintah sudah menyediakan tempat pembuangan sampah atau TPS terdekat. 

"Agar sampah tidak ada di mana-mana” ungkapnya.

Lebih lanjut jika kendala utama pada semrawutnya Pasar Atas, karana tidak tertibnya pedagang kaki lima (PKL) pinggir jalan Pasar Atas Sarolangun, sehingga kesulitan dalam pembersihan sampah.

"Ke depan kita akan atur pola PKL agar tidak semrawut," ujarnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved