Breaking News:

Berita Jambi

Pembangunan GOR Kota Baru Jambi Senilai Rp 8 Miliar Belum Diserahterimakan, Ternyata Ada Kekurangan

Disebutkannya, proyek dengan nilai fantastis mencapai lebih dari Rp 8 M itu akan segera diserahterimakan.

Penulis: Zulkipli | Editor: bandot
Tribunjambi/Zulkifli
Fauzi, Kadis PUPR Provinsi Jambi. 30 Persen Jalan Provinsi Jambi Rusak Berat, Ini Lokasi Pembangunan yang Jadi Prioritas Dinas PUPR 

Pembangunan GOR Kota Baru Jambi Senilai Rp 8 Miliar Belum Diserahterimakan, Ternyata Ada Kekurangan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dari keseluruhan paket pengerjaan proyek APBD di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, baru 33 paket saja yang siap untuk ditandatangani kontraknya.

Hal Ini diterangkan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M. Fauzi, saat dibincangi Tribunjambi.com belum lama ini.

Dia mengatakan, dari 33 paket tersebut, 25 berada di Bidang Binamarga, dan delapan paket berada di bidang Cipta Karya.

Sementara di Sumber Daya Air (SDA), belum satupun paket yang siap tanda tangan kontrak.

"Di SDA belum ada, masih banyak yang ngulang tender. Karena syarat tak lengkap, dan persoalan lain. Yang siap dikontrak, itu 33 paket. Jumat depan Insya Allah tanda tangan kontrak," katanya.

Menurutnya, beberapa paket yang tendernya diulang di SDA, itu bukan wewenang Dinas PUPR.

Karena ini berkaitan langsung dengan pihak ketiga yang ikut tender.

Baca: Bandingkan Hina Jokowi Lebih Gawat dari Hina Nabi, Tersangka Menyesal, Saya Cuma Posting Ulang

Baca: Sudjiwo Tedjo Sebut Mahfud MD Pro Jokowi & Karni Ilyas Pro Prabowo saat di ILC, Benarkah?

Baca: Polda Jatim Periksa 50 Pria yang Berhubungan Intim Dengan Purwanto, Perias Pengantin di Tulungagung

Baca: Tak Bebas Kencan dengan Teman Prianya, Wanita Ini Habisi Dua Anaknya, Petugas Lihat Keanehan

Sehingga urusannya berada di bawah Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Jambi.

"Itu kan pihak ketiganya. Di UKPBK urusannya," papar Fauzi.

Disamping itu, dari paket-paket yang dilelang di Dinas PUPR, ada beberapa sanggahan yang masuk.

Sejauh ini, menurut Fauzi ada empat kegiatan yang mendapatkan sanggahan.

Semuanya merupakak tender proyek yang berada di bawah Bidang Binamarga.

"Sanggahan itu datang dari pihak ketiga yang tidak memang tender. Ada ketidakpuasan, biasa itu, itu hak mereka," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, ditanyakan pula mengenai proyek pembangunan GOR yang berada di Kotabaru, Kota Jambi.

Baca: Temuan BPK di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rekening Isi Rp 250 Juta Tak Jelas Peruntukannya

Baca: Intel Polisi Pura-pura Mancing Lele di Empang, Cuma Bercelana Pendek, Ternyata Awasi Terduga Teroris

Baca: Brasil Melenggang ke Final Copa America 2019 Usai Bekuk Argentina 2-0

Disebutkannya, proyek dengan nilai fantastis mencapai lebih dari Rp 8 M itu akan segera diserahterimakan.

Namun, harus melalui proses Final Hand Over (FHO) terlebih dahulu.

Kemudian, pihaknya akan mengecek pengerjaan GOR itu secara keseluruhan, baru setelah itu diserah terimakan.

"FHO bulan ini, saya lupa tanggalnya. Kemarin ada kekurangan, sudah diperintahkan Kabid untuk cek ke lapangan. Itu masih tanggung jawab pihak ketiga untuk memperbaikinya," tandasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved