Hati-hati Ada Modus Begal baru, Tuduh Korban Memukul Temannya, Terjadi di Blitar, Begini Kronologi
Kasus perampasan atau begal sepeda motor dengan modus menuduh korban telah memukul teman pelaku kembali terjadi di wilayah hukum
Pelaku menyuruh korban meninggalkan sepeda motornya di pinggir jalan.
Alasannya, kalau korban membawa sepeda motornya ke rumah teman pelaku yang dipukul takutnya akan dirusak.
Korban juga menurut saja.
Korban diajak berboncengan tiga oleh pelaku menuju ke rumah temannya yang dipukul itu.
"Ternyata, korban diturunkan di tengah perjalanan oleh pelaku. Kunci sepeda motor korban juga diminta pelaku," ujar Dodit.
Selanjutnya, korban meminta tolong kepada warga yang ada di sekitar lokasi.
Korban minta tolong diantar ke lokasi sepeda motornya ditinggal.
Sesampai di lokasi, korban terkejut ternyata sepeda motornya tidak ada.
Baca: Perdana Rute Palembang-Muara Bungo, Manajer Area Citilink Berharap Bisa Eksis
Baca: Meski Cemburu, Suami Jual Istri ke Pria Lain Demi Rp 3 Juta, Saksikan Saat Berhubungan Intim
Korban memperkirakan sepeda motornya diambil oleh kedua pelaku yang telah meninggalkannya di tengah jalan.
Kasus serupa juga terjadi
Kasus serupa juga pernah terjadi di Kota Blitar pada 2018.
Korbannya, Rivaldi Raka (13), pelajar asal Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Sepeda motor korban juga dirampas orang tak dikenal ketika melintas di sekitar Kelurahan Bendo.
Modusnya juga hampir sama.
Pelaku menghentikan korban di tengah jalan.