Berita Kriminal Jambi

Jual Rokok Tanpa Cukai, Jaksa Tuntut Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta

Jual Rokok Tanpa Cukai, Jaksa Tuntut Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta

Jual Rokok Tanpa Cukai, Jaksa Tuntut Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta
Tribunjambi/Jaka HB
Jual Rokok Tanpa Cukai, Jaksa Tuntut Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta 

Jual Rokok Tanpa Cukai, Jaksa Tuntut Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ari, Terdakwa pedagang rokok tanpa cukai, dituntut jaksa penuntut umum 2 tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider 3 bulan, Senin (24/6/2019).

Barang bukti yang disita adalah rokok merk Luffman sebanyak 20 koli kurang dua slop. Masing-masing koli berisi 50 slop dantotal keseluruhan pembayaran cukai atas rokok tersebut adalah Rp 82.482.704.

Perbuatan Ari dijerat pasal 56 Undang-undang RI nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 1995 tentang cukai.

Baca: Perkara Kasus Rokok Selundupan Segera Disidang, Terdakwa Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Baca: Terdakwa OTT CPNS Muarojambi Merasa Dikorbankan, Yusuf: Saya Cuma Bawahan yang Jalankan Perintah

Baca: Terkejut Dipinta Masyarakat Ikut di Pilkada Serentak, ABJ: Siap Tarung di Pilbup Tanjabbar & Pilgub

Kronologis perkara tersebut bermula terdakwa Ari Suryono Bin Susilo menyediakan untuk dijual barang kena Cukai yang tidak dilekati pita cukai sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 ayat (1) dan / atau memiliki, memperoleh barang kena cukai yang patut diketahuinya atau patut didugannya berasal dari tindak pidana terhadap penindakan yang dilakukan di jalan lintas timur depan Hotel Tepian Batanghari.

Semua bermula pada 7 Fwbruari 2019 ketika Ari bersama saksi atas nama Rahmat berhenti di rumah makan MM milikbsaksi KMS Fahrudin di Muara Bulian.

Baca: Pemugaran Candi Gumpung II Ditarget Selesai Oktober Mendatang, BPCB Pekerjakan 36 Pekerja

Baca: SMA/SMK di Kota Jambi, tak Mampu Tampung Lulusan SMP, PPDB SMA/SMK Provinsi Jambi Dimulai 1 Juli

Baca: Pakai Bambu Berisi Kapur, Bupati & Wabup Nikmati Menyumbun di Acara Puncak Festival Kampung Laut

Ari bertanya pada Fahrudin tempat jual rokok untuk memasukkan rokok-rokok yang dijualnya.

Lantas Fahrudin menghubungi rekannya Wandi untuk datang ke rumah makannya. Kemudian Wandi bernegosiasi dengan Ari untuk pembelian 20 koli rokok merk Luffman dengan harga 46 ribubper slop dan kemudian bertukar nomor telepon.

Pada 18 Februari Ari pergi ke rumah rekannya bernama Rizal. Lalu Ari memberikan kontak Wandibpada Rizal
Sepuluh haribkemudian Ari pergi lagi ke rumah Rizal di Riau untuk mengirimkan dua koli rokok Luffman dari Rizal untuk Wandi. Sialnya pada 1 Maret saat oengantaran rokok Ari pun dicokok dalam sebuah razia yang dilakukan ditres narkoba.

Ari Suryono kemudian memohin maaf di dwoan ketua majelis hakim Annisa. Sidang pun ditunda sampai Selasa (2/7) depan.

Jual Rokok Tanpa Cukai, Jaksa Tuntut Terdakwa Dituntut 2 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved