Berita Tanjab Timur
Pakai Bambu Berisi Kapur, Bupati & Wabup Nikmati Menyumbun di Acara Puncak Festival Kampung Laut
Pakai Bambu Berisi Kapur, Bupati & Wabup Nikmati Menyumbun di Acara Puncak Festival Kampung Laut
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Deni Satria Budi
Pakai Bambu Berisi Kapur, Bupati & Wabup Nikmati Menyumbun di Acara Puncak Festival Kampung Laut
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hari kedua Festival Sumbun yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, diakhiri dengan panen sumbun di kawasan Beting, Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi.
Tepat pukul 13.00 WIB rombongan bupati bersama Gubernur Jambi yang diwakili staf ahli, forkopimda, Kapolres, dan Dandim menuju ke lokasi nyumbun dengan menggunakan kendaraan speed boat dan pompong.
Lebih kurang 10 menit perjalanan air, rombongan tiba di lokasi nyumbun dan langsung disuguhkan dengan hamparan pasir yang terbentang luas.

Samar-samar terlihat warga sekitar dengan menggunakan capil (topi rotan khas petani) dengan bambu dan plastik ditangan sedang menyisir hamparan pasir.
Aktivitas tersebut dikenal masyarakat dengan sebutan Menyumbun (memancing kerang bambu).
Dengan peralatan yang telah disediakan panitia rombongan bupati yang hadir dan mengikuti kegiatan nyumbun tersebut bersama sama mengitari gamparan pasir guna mencari lubang tempat sumbun bersembunyi.
Baca: GALERI FOTO: Serunya Menyumbun di Festival Kampung Laut, Pakai Kapur Untuk Memancing
Baca: Citilink akan Terbang ke Bungo Mulai Besok, Beroperasi 3 Kali Seminggu, Ini Penjelasan Pihak Bandara
Baca: 223 Paket Pekerjaan di Pemprov Jambi Telah Ditenderkan, 83 Paket Sudah Terkontrak
Tidak luput Bupati Tanjung Jabung Timur beserta rombongan, begitu pula Wakil Bupati yang terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan menyumbun bersama masyarakat tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto mengatakan, kegiatan budaya seperti ini harus tetap dipertahankan dan dikembangkan sehingga menjadi lebih eksis dan terkenal baik lokal maupun Nasional bahkan internasional.
"Bukan tanpa sebab kita berangan tinggi, mengingat menyumbun ini tidak semua daerah bisa melakukannya hanya daerah daerah tertentu saja dan tanjung jabung timur menjadi satu daerah yang beruntung dapat melakukan nyumbun," ujar Bupati.

Lebih lanjut dikatakannya pula, untuk menunjang itu semua terwujud tentunya peran serta masyarakat itu sendiri sangat penting terlebih masyarakat lokal.
Diantaranya dengan memberikan respon positif terhadap para pengunjung yang datang.
"Tunjukan ramah tamah, sebagaimana ciri khas orang timur," tuturnya.
Baca: SMA/SMK di Kota Jambi, tak Mampu Tampung Lulusan SMP, PPDB SMA/SMK Provinsi Jambi Dimulai 1 Juli
Baca: Honda Genio, Si Skuter Matik yang Casual Fashionable, Bakal Jadi Identitas dan Tren Generasi Muda
Sementara itu masyarakat sekitar Leman (56) mengatakan, menyumbun ini sendiri terbilang gampang gampang susah pasalnya bagi yang tidak memahami cara memancing kerang bambu tersebut tidak akan dapat.
"Jika dibilang gampang memang gampang karena hanya modal tangkai dan kapur saja, dan diarahkan kelobang persembunyian. Namun banyak juga yang yang kesulitan terutama mereka orang awam," ujarnya.
Baca: Warga Tebo Heboh, Dermawan Ginting Ditemukan dengan Kondisi Sudah Membusuk di Kediamannya
Baca: VIDEO : 10 Bahan Makanan Menggandung Tinggi Kolagen, Bikin Awet Muda Menghindari Penudaan Dini
Baca: Mahfud MD Akhirnya Tanggapi Kesaksian Keponaknya Sewaktu Jadi Saksi 02 di MK, Terkait Kecurangan
Namun dengan adanya festival kampung laut dengan menyertakan mancing sumbun sebagai salah satu rangkaian kegiatan, harapannya budaya seperti ini dapat terus dilestarikan selain bernilai budaya kerang sumbun juga memiliki nilai ekonomis dan citarasa yang khusus.
Pakai Bambu Berisi Kapur, Bupati & Wabup Nikmati Menyumbun di Acara Puncak Festival Kampung Laut (Abdullah Usman/Tribun Jambi)