Tiga Kali Dicabuli Supir Angkot, M Kepergok Orang Tua Saat Lagi Asyik di Kontrakan

Andi (22) warga Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Ia nekat mencabulin korban berinisial M (14) karena merasa sudah dekat.

Tiga Kali Dicabuli Supir Angkot, M Kepergok Orang Tua Saat Lagi Asyik di Kontrakan
The Clinical Advisor
Ilustrasi pemerkosaan. Gadis asal Pontianak dirudapaksa di hotel selama lima hari 

Tiga Kali Dicabuli Supir Angkot, Kepergok Orang Tua Saat Lagi Asyik di Kontrakan 

TRIBUNJAMBI, JAMBI - Satreskrim Polrssta Jambi berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencabulan anak di bawah umur.

Pelaku bernama Andi (22) warga Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Ia nekat mencabulin korban berinisial M (14) karena merasa sudah dekat.

"Korban memang sudah mengenal pelaku lantaran korban sering naik angkot yang dibawa oleh pelaku," jelas Ipda Yoslinda Prisma selaku Kanit PPA dan didampingi oleh Wakasat Reskrim Polresta Jambi, Rabu (19/6).

Lantaran sudah merasa dekat, pelaku membawa korban untuk pergi ke rumah kontrakan di kawasan Simpang IV Sipin Kota Jambi.

"Kejadian terjadi pada awal Januari lalu, korban diiming-imingi dengan pertanggung jawab pelaku jika korban hamil," jelasnya.

Setelah puas, korban langsung pulang ke rumah dan masih memakai baju sekolah. Rupanya hal itu membuat pelaku ketagihan, pada bulan Februari ia kembali melakukan hubungan badan setelah korban pulang sekolah. 

Baca: Tertangkap Jual Ribuan Butir Ekstasi, Ozi Terancam 17 Tahun Penjara

Baca: Hypermart Promo Cuci Gudang Hingga 70 Persen, Saatnya Belanja Murah

Baca: 11 Terduga Penjudi Sabung Ayam di Kerinci Bebas, Kapolres Kerinci Angkat Bicara

Baca: 6 Bandar Narkoba di Jambi akan Dipindah ke Lapas Nusa Kambangan

Baca: Napi Rutan Sungai Penuh Kabur ke Riau, 5 Petugas Rutan Diperiksa Kanwil Kemenkumham

Berjalannya waktu, korban sedang memiliki masalah keluarga. Tak terima kena marah, M langsung pergi ke Jakarta pada Kamis (30/6) naik bis hanya seorang diri dengan membawa uang sebesar Rp 2 juta.

Setiba di kawasan Lampung, M langsung menghubungi Andi untuk menyusul ke Jakarta dan bertemu di Monas untuk membuktikan rasa sayangnya.

“Andi langsung ke Jakarta lah untuk jemput pulang korban ke Jambi, tapi korban tidak mau, kemudian malam itu, mereka kembali melakukan hubungan badan di warung yang gelap di sekitaran Monas yang sudah tutup,” tambah Yoslinda.

Selanjutnya, Minggu (9/6) mereka kehabisan uang di Jakarta, merasa sulit mereka langsung menjual HP korban seharga Rp 600 ribu untuk ongkos pulang. Kemudian Selasa (11/6) mereka tiba di Jambi di kontrakan tersangka. Rupanya selama korban pergi, keluarganya selalu mengintai kontrakan milik Andi.

“Taunya karena korban dan tersangka digerebek oleh keluarga korban yang pas baru sampai kontrakan, karena melihat pintunya yang terbuka. Kemudian tersangka langsung dibawa ke Polres ini dan baru semuanya terbuka kalau korban sudah disetubuhi pelaku sebanyak tiga kali,” jelasnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved