Info BPJS Kesehatan

Program JKN Memberi Harapan Hidup Bagi Anak Kami, Kisah Monika Penderita Tumor Faring

Monika merupakan anak ketiga dari lima bersaudara yang mana sang ayah hanya berprofesi sebagai buruh sawit.

Program JKN Memberi Harapan Hidup Bagi Anak Kami, Kisah Monika Penderita Tumor Faring
Istimewa
Monika (15), anak ketiga dari pasangan Imran (42) dan Sunarti (40), yang menderita tumor faring. 

Program JKN Memberi Harapan Hidup Bagi Anak Kami, Kisah Monika Penderita Tumor Faring

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Monika (15), anak ketiga dari pasangan Imran (42) dan Sunarti (40), merupakan satu di antara warga yang membutuhkan bantuan uluran tangan dermawan.

Selama ini, warga Jalan Hidayat, RT 18 SK 16, Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, butuh bantuan untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya, yakni penyakit tumor faring.

"Dahulu harapan kami agar anak kami bisa sembuh adalah menunggu uluran tangan serta bantuan pemerintah maupun dermawan untuk pengobatan dan selama dirawat, karena kami belum punya BPJS Kesehatan," ujar Sunarti, ibunda Monika menceritakan kondisi, saat ditemui di ruangan perawatan pasien RSUD Raden Mattaher.

Banyak warga Rantau Rasau yang melakukan penggalangan dana dan donasi untuk membantu keluarga Sunarti membiayai pengobatan Monika.

"Sampai pada akhirnya, alhamdulillah, upaya masyarakat tersebut akhirnya menemui titik terang ketika Pemerintah Provinsi Jambi mendaftarkan seluruh keluarga Sunarti kedalam kepesertaan JKN yang dibiayai oleh pemerintah," ujarnya.

Dalam ceritanya, Sunarti menyampaikan awal mula penyakit yang diderita oleh putrinya baru diketahui di penghujung 2017.

"Semua berawal di pertengahan tahun 2017, pertama kalinya Monik mengalami sakit kepala yang disertai dengan sakit gigi, dan bahkan sampai mendapatkan perawatan rawat inap di RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak, namun belum disampaikan diagnosa untuk penyakit anak saya apa," paparnya.

Terakhir, pada penghujung 2017, keluarga Sunarti mendapat informasi mengenai diagnosa penyakit Monika.

"Untuk diagnosa sementara, pasien ini kena Tumor Faring. Dan RSUD Nurdin Hamzah mengeluarkan surat rujukan untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan di RSUD Raden Mattaher di Kota Jambi, karena RSUD Raden Mattaher memiliki kelengkapan alat dan dokter spesialis dibandingkan RSUD di Kabupaten Tanjung Jabung Timur," ujar Sunarti.

Sesampainya di RSUD Raden Mattaher ternyata Monika akan dirujuk ke RS di Palembang, untuk proses chemotheraphy dan treatment lainnya terkait tumor monika dan semua difasilitasi dan biayai oleh BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program JKN.

Monika merupakan anak ketiga dari lima bersaudara yang mana sang ayah hanya berprofesi sebagai buruh sawit.

"Ayahnya hanya kerja bawa pompong sawit sedangkan saya hanya ibu rumah tangga, makanya kami sangat bersyukur dengan adanya program JKN ini, sehingga orang orang seperti kami tidak perlu mengkhawatirkan perihal biaya perawatan dan tindakan medis bagi anak kami. Dan kami sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah mendaftarkan kami, sehingga kami hanya mikirin gimana bayar transportasi ke Palembang kagek (nanti; red) mudah-mudahan anak kami bisa sehat kembali," ungkap Sunarti. (adv)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved