Breaking News:

Oknum Guru Agama Ditangkap Polisi, Siswa Dilecehkan Saat Jam Pelajaran Berlangsung

Seorang guru agama melakukan tindakan asusila terhadap siswanya di sekolah saat jam pelajaran sedang berlangsung

Philstar
Ilustrasi 

Meski korban kesakitan, tersangka tetap melakukan aksinya, dan membujuk korban supaya tidak menangis.

HN kepada korban mengatakan apa yang ia lakukan kepada siswanya itu dimaksudkan agar korban bisa segera tumbuh besar menjadi anak dewasa.

Perbuatan tersangka HN akhirnya terbongkar, pada akhir April lalu.

Awalnya, korban mengeluh sakit mendapat perlakuan tak senonoh dari gurunya itu.

Ia memilih menceritakan apa yang dialami kepada keluarga.

Keluarga korban yang tak terima tindakan senonoh sang guru pun melaporkan kasus ini ke Polres Majene.

Tersangka yang diketahui sudah berkeluarga ini ditangkap polisi di rumahnya di Dusun Batu, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana.

Ia juga sudah mengakui perbuatannya.

Wakapolres Majene Kompol Jamaluddin, dalam konferensi pers di kantor Polres Majene menjelaskan, tersangka berikut barang bukti diamankan.

“Tersangka membujuk korban jika apa yang ia lakukan itu kelak bisa membuat korban cepat tumbuh besar dan dewasa,” jelas Jamaluddin.

Akibat perbuatannya, tersangka HN dikenakan Pasal 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cabuli Siswanya Usia 8 Tahun di Kelas, Oknum Guru Agama Ditangkap Polisi

Penulis : Kontributor Polewali, Junaedi

Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved