Dituding Menyeleweng, Puluhan Warga Desak DPRD Bungo Copot Kades Dusun Tanjung

Puluhan warga Dusun Tanjung, Kecamatan Tanah Sepenggal menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bungo, Senin (17/6/2019).

Dituding Menyeleweng, Puluhan Warga Desak DPRD Bungo Copot Kades Dusun Tanjung
Tribunjambi/Mareza
Masyarakat Dusun Tanjung Datangi DPRD Bungo. 

Dituding Menyeleweng, Puluhan Warga Desak DPRD Bungo Copot Kades Dusun Tanjung

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Puluhan warga Dusun Tanjung, Kecamatan Tanah Sepenggal menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bungo, Senin (17/6/2019).

Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut kinerja datuk rio (kepala desa/dusun) Tanjung yang dituding menyeleweng.

Dalam audiensi yang digelar di ruang rapat Gedung DPRD Kabupaten Bungo, perwakilan masyarakat Dusun Tanjung, Faisal menyampaikan beberapa tuntutan dalam aksi tersebut. Di antaranya, transparansi kinerja datuk rio dalam menjalankan tugasnya.

"Sejak 2015 sampai 2018 kemarin, pembangunan di dusun tidak lagi memakai papan informasi. Jadi, kami tidak tahu, apa yang mau dibangun di sana, dan bagaimana spesifikasi pembangunannya," terangnya.

Baca: Dikabarkan Terlibat Bisnis Minyak Ilegal, Oknum Polisi di Jambi Angkat Bicara

Baca: Jalan di Air Liki Hancur, Puluhan Warga Tabir Barat Goyang Pagar Kantor Bupati Merangin

Baca: Pidana Pemilu di TPS Teluk Kecibung Sarolangun Berlanjut ke Kejaksaan

Baca: VIDEO: Penyakit Kanker Semakin Parah, Sutopo Purwo Nugroho Pamit Berobat ke Guangzhou China

Baca: Lakukan ini di Pintu Masuk Bandara Depati Parbo Kerinci, Pria Ini Buat Warga Kerinci Malu

Selain itu, masyarakat juga menuntut dibentuknya tim pencari fakta karena adanya dugaan pungli terhadap masyarakat. Hal itu dikarenakan adanya laporan pungutan liar terhadap masyarakat yang ingin mengurus sertifikat dengan biaya yang bervariasi.

"Sampai Rp 500 ribu masyarakat diminta untuk urus sertifikat," ujarnya.

Untuk itu, masyarakat Dusun Tanjung meminta agar datuk rio dusun tersebut diberhentikan.

Menanggapi hal itu, wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Bungo, Syarkoni Syam mengajak masyarakat untuk mendudukkan permasalahan tersebut.

"Kalau memang itu terjadi, kita dudukkan permasalahannya. Bapak-bapak hadirkan bukti-bukti. Nanti kita minta tim untuk turun memastikan bukti-bukti tersebut," tegas Syarkoni.

Hal itu juga diamini Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Taufik Hidayat dan Asisten I Setda Bungo, Usman Hasibuan. Perwakilan Inspektorat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo yang hadir dalam pertemuan itu juga menyanggupi hal tersebut.

Hasil pertemuan itu disimpulkan, pihak inspektorat akan mulai turun ke Dusun Tanjung pada Kamis (20/6/2019) mendatang. Selain itu, Pemkab Bungo juga berupaya untuk menemukan titik terang dan menyelesaikan keluhan masyarakat tersebut.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved