Setelah Kepergok di RM Padang dan Toko Bangunan, Setya Novanto Pindah ke Lapas yang Dihuni Teroris

Setelah Kepergok di beberapa lokasi yang seharusnya dirinya berada di Lapas, akhirnya Setya Novanto akan dipindahkan ke lapas yang dipenuhi teroris.

Setelah Kepergok di RM Padang dan Toko Bangunan, Setya Novanto Pindah ke Lapas yang Dihuni Teroris
Tangkapan layar narasi tv
Penampakan sel asli Setya Novanto seluas 500 meter persegi di Lapas Sukamiskin Bandung saat disidak Ombudsman beberapa waktu lalu. 

Setelah Kepergok di RM Padang dan Toko Bangunan, Setya Novanto Dipindahkan ke Lapas yang Dihuni Teroris

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah Kepergok di beberapa lokasi yang seharusnya dirinya berada di Lapas, akhirnya Setya Novanto akan dipindahkan ke lapas yang dipenuhi napi teroris, bagaimana nasib selanjutnya?

Setya Novanto kembali menyita perhatian publik denganm beredarnya sebuah foto diduga dirinya berada di sebuah toko bangunan.

Foto seseorang yang diduga Setya Novanto sedang plesir ke sebuah toko di Kabupaten Bandung Barat.

Sebelumnya, terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto juga tepergok asyik makan di sebuah restoran Padang, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Padahal Setya Novanto seharusnya berada dalam Lapas Sukamiskin, Jawa Barat.

Baca: Diduga Posting Tulisan SARA di Grup Facebook, AAK Dipanggil dan Diperiksa Polda Jambi

Baca: Jisoo Blackpink Kembali Buat Fans Heboh, Penampilan Barunya Terlihat Lebih Fresh, Simak Foto-fotonya

Baca: Subdit V Cyber Crime Polda Jambi Gerak Cepat, Tindak Lanjut Laporan Postingan Dugaan SARA di Medsos

Akibatnya, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menjadi sorotan.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana berharap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serius menangani dugaan pelanggaran penyalahgunaan izin berobat terpidana kasus korupsi Setya Novanto.

Hal itu terkait Setya Novanto yang tampak di Restoran Padang, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.  

"Ditjen PAS harus serius dalam menangani setiap dugaan pelanggaran yang terjadi, termasuk dalam kasus Setya Novanto beberapa hari lalu," kata Kurnia dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (1/5/2019).

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved