Penjelmaan Kopaska setelah Mengenakan Topeng Tengkorak, Berubah Ganas Melibas Musuh di Pertempuran
Penampakan topeng tengkorak Kopaska berupa masker hitam dengan gambar tengkorak warna putih dan kaca mata hitam
Serka Ismail dibekali sebuah perahu karet, tetapi dilarang membawa senjata. Dia ditemani dua rekannya, Serda Muhadi dan Kelasi Satu Yuli Sungkono beraksi.
Serka Ismail mengemudikan perahu karet berkecepatan tinggi, sengaja membuat pergerakan manuver zig-zag.
Pergerakan ini berhasil mencuri perhatian anak buah kapal (ABK) kapal Malaysia.
Perahu karet yang dikemudikan Muhadi kembali melakukan pergerakan lebih lincah.
Sementara itu, Serka Ismail telah menjatuhkan tubuhnya dari sisi perahu yang tak terlihat. Ia berenang menuju kapal Malaysia.
Dia melompat ke atas geladak kapal Malaysia, langsung mendobrak pintu samping kapal. Seorang ABK ketakutan mendengar bentakan Serka Ismail yang menanyakan keberadaan komandan kapal.
Serka Ismail bahkan membentak ABK yang bersiap menembakkan meriam. Akhirnya, komandan kapal Malaysia turun.
Serka Ismail membentaknya dan menyuruh pergi. Komandan kapal Malaysia menurut dan kapal Malaysia itu kabur.

Berikut ini tugas dari "Manusia Katak" Kopaska
1. Tugas dalam Operasi Amphibi
Beach Recconaisance
Post Reconnaisance
Beach Clearing
SUROB (Surf Observation)
2. Operasi Khusus
Sabotase / Anti Sabotase (Teror)
Clandestine
Combat SAR
Mine Clearance Ops
Send and Pick up agent
3. Operasi Tambahan
PAM VIP VVIP & Vital Obj
Underwater Survei
SAR
Underwater Salvage
Factual Information Gathering
Anggota Kopaska merupakan orang-orang pilihan. Mereka mendapat pendidikan pasukan elite.
Calon Kopaska mendapat materi pendidikan:
- Akademis umum Angkatan Lau
- Kepaskaan
- Pendidikan Komando
- Terjun Static dan AFF
- Intelijen Tempur
- Sabotase dan kontra sabotase
- Demolisi bawah air
- SAR Tempur
Topeng tengkorak Kopaska memberi indentitas tersendiri. Beberapa sumber menuliskan pasukan elite bertugas melakukan peledakan atau demolisi bawah air, sabotase dan penyerangan rahasia kapal lawan, sabotase pangkalan musuh.