Cukup Kirim Segelintir Kopassus Misi sudah Beres, Ini Rahasia Keistimewaan Korps Baret Merah

Cukup memberangkatkan segelintir personel, Kopassus sudah bisa menyelesaikan misi. Apa sebenarnya keistimewaan pasukan ini?

Editor: Duanto AS
IST
Kopassus, pasukan elite TNI AD. 

Cukup memberangkatkan segelintir personel, Kopassus sudah bisa menyelesaikan misi. Apa sebenarnya keistimewaan pasukan ini?

TRIBUNJAMBI.COM - Dalam melaksanakan misi-misi, markas Kopassus sangat jarang mengirim personel dalam jumlah banyak.

Hanya segelintir prajurit pasukan elite TNI AD saja yang dikirim.

Meski hanya sedikit Kopassus yang dikirim, namun misi sudah beres.

Itu berbeda dengan satuan infanteri lain yang mengirim pasukan dalam jumlah banyak.

Kopassus dan peralatan perangnya
Kopassus dan peralatan perangnya (Jejaktapak.com)

Apa alasan markas komando hanya mengirim segelintir orang?

Selama ini saat mendapat misi, markas Komando Pasukan Khusus hanya mengirimkan personel dalam jumlah tertentu.

Baca: Jenderal TNI Bela Kopassus Berkaki Satu hingga Dimutasi, Akhirnya Jadi Intelijen Opsus Misterius

Baca: Kompi C Dikepung Peluru Sniper, Pertempuran Tak Terduga Gabungan Pasukan Elite TNI 1999

Baca: Belum Miliki Hak Paten, Kopi Robusta Jangkat Rawan Diklaim Daerah Lain

Baca: Pekerjaan Nora Alexandra yang Tak Diketahui Orang, Alasan Pacar Jerinx SID Kerap Dapat Nyinyiran

Baca: Pekerjaan Lain Yunarto Wijaya yang Tak Diketahui Orang, Diincar Pembunuh Bayaran Kelas Nasional

Di antaranya ketika operasi pembebasan sandera pesawat Garuda Indonesia di Thailand, ada 35 prajurit Kopassus diberangkatkan.

Meski hanya beberapa anggota Kopassus yang diberangkatkan, misi tersebut selesai dengan gemilang.

Sebenarnya apa perbedaan Kopassus dengan satun infanteri lain?

Perlu diketahui, sampai sekarang jumlah personel Kopassus dirahasiakan, apalagi grup Sandhi Yudha yang misterius.

Sebagai bagian dari Komando Utama (Kotama) tempur, personel Komando Pasukan Khusus atau Kopassus memiliki kemampuan di atas rerata tentara.

Pasukan ini memiliki kemampuan khusus bergerak cepat, menembak tepat, pengintaian dan anti teror.

Pergerakan personel ini juga tak terbaca lawan, begitu juga penyamaran intelijennya.

Biasanya sebelum pasukan utama turun, Kopassus mengirim intelijen tempurnya untuk menganalisa kekuatan lawan.

Setelah itu, dilakukan penyusunan strategi.

Kopassus memiliki beberapa tugas. Operasi Militer Perang (OMP), di antaranya Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus).

Selain itu, Operasi Militer Selain Perang (OMSP), di antaranya Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan), AIRSO (operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan), perbantuan terhadap kepolisian/pemerintah, SAR Khusus serta pengamanan VVIP.

Menggunakan struktur khusus

Struktur Kopassus berbeda dengan satuan infanteri lain pada umumnya. 

Kopassus tidak terikat pada ukuran umum satuan infanteri. Itu hal terlihat pada satuan yang disebut Grup.

Penggunaan istilah Grup, bertujuan satuan yang dimiliki terhindar dari standar ukuran satuan infanteri pada umumnya, misalnya Brigade. 

Dengan satuan ini, Kopassus dapat fleksibel dalam menentukan jumlah personel, bisa lebih banyak dari ukuran brigade, sekira 5.000 personel Koes atau lebih sedikit.

Ada lima Grup Kopassus di Indonesia.

Grup 1/Para Komando - berlokasi di Serang, Banten
Grup 2/Para Komando - berlokasi di Kartasura, Jawa Tengah
Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus - berlokasi di Batujajar, Jawa Barat
Grup 3/Sandhi Yudha - berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur
Satuan 81/Penanggulangan Teror - berlokasi di Cijantung, Jakarta Timur
Pusdikpassus berfungsi sebagai pusat pendidikan, sementara grup lain memiliki fungsi operasional (tempur).

Masing-masing Grup, kecuali Pusdikpassus, dibagi lagi dalam batalyon. Misalnya Yon 11, 12, 13 dan 14 (dari Grup 1), serta Yon 21, 22 dan 23 (dari Grup 2).

Jumlah personel saat operasi tempur

Karena Kopassus merupakan pasukan khusus, maka dalam melaksanakan operasi tempur, jumlah personel yang terlibat relatif sedikit, tidak sebanyak jumlah infanteri biasa.

Para prajurit Kopassus
Para prajurit Kopassus (IST)

Jumlah pasukan Kopassus tidak menggunakan ukuran konvensional, mulai dari peleton hingga batalion. 

Apabila dicermati, pasukan elite TNI AD ini pun jarang sekali melakukan operasi dengan melibatkan kekuatan satu batalion sekaligus.

Istilah-istilah di Kopassus pun berbeda. Satuan di bawah batalion bukan disebut kompi, tetapi detasemen, unit atau tim.

Kopassus jarang melibatkan personel yang banyak dalam suatu operasi. 

Supaya tidak terikat dengan ukuran baku pada kompi atau peleton, maka Kopassus perlu memiliki sebutan tersendiri bagi satuannya, agar lebih fleksibel.

Kepangkatan komandan

Di struktur Kopassus, kepangkatan komandan pun berbeda.

Komandan Jenderal atau Danjen Kopassus berpangkat mayor jenderal.

Wakil Danjen Kopassus berpangkat brigadir jenderal.

Komandan grup berpangkat Kolonel. Komandan Batalion berpangkat letnan kolonel.

Sementara itu, Komandan Detasemen, Tim, Unit, atau Satuan Tugas Khusus, merupakan perwira yang pangkatnya disesuaikan dengan beban tugasnya (mulai letnan hingga mayor).

Kemampuan personel

Pasukan komando ini merupakan pasukan pilihan. Personelnya memiliki kualifikasi khusus.

Sebelum masuk pasukan komando, ada pendidikan keras harus dilalui.

Baca kisah-kisah Kopassus dan pasukan elite TNI di Tribunjambi.com. (*)

Baca: Jenderal TNI Bela Kopassus Berkaki Satu hingga Dimutasi, Akhirnya Jadi Intelijen Opsus Misterius

Baca: Kompi C Dikepung Peluru Sniper, Pertempuran Tak Terduga Gabungan Pasukan Elite TNI 1999

Baca: Pekerjaan Nora Alexandra yang Tak Diketahui Orang, Alasan Pacar Jerinx SID Kerap Dapat Nyinyiran

Baca: Rekaman Video Istri Hajar Suami saat kemudikan Bus Karena Ketahuan Bawa Selingkuhan Ketika Bekerja

Baca: Pekerjaan Michael Kiehl Terbongkar? Penyebab Ayah Cinta Laura Dianggap Orang Penting di Indonesia

 
 

 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved