Paslon 02 Gugat ke MK, KPU se Jambi Sibuk ke Jakarta Siapkan Bukti

Gugatan sengketa PHPU Pilpres yang diajukan tim pasangan calon presiden Prabowo-Sandi membuat KPU se Provinsi Jambi ikut sebagai tergugat.

Paslon 02 Gugat ke MK, KPU se Jambi Sibuk ke Jakarta Siapkan Bukti

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - KPU Provinsi Jambi dan Kabupaten Kota sudah berangkat ke Jakarta dan menunggu jadwal sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Presiden di Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan sengketa PHPU Pilpres yang diajukan tim pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi membuat KPU se Provinsi Jambi ikut sebagai tergugat. Pasalnya gugatan yang dimasukan oleh tim capres 02 adalah KPU se Indonesia.

"Karena gugatannya se Indonesia. Maka kita semua KPU diminta untuk menyusun jawaban dan bukti proses pemilu yang sudah berlangsung," terang Apnizal Komisioner KPU Provinsi Jambi, Sabtu (8/6/2019).

Saat ini tim dari KPU se Provinsi Jambi sudah berangkat semua ke Jakarta. Mereka akan langsung berkoordinasi dengan pihak KPU RI. Terutama terhadap risalah, dan jawaban serta bukti yang sudah mereka susun untuk menghadapi sidang di MK.

Baca: Speed Boat di Danau Kerinci Tiba-tiba Karam, Wisatawan Jatuh ke Danau 2 Orang Ditemukan Pingsan

Baca: Diteriaki Maling Bona Lari Bawa Celurit, Begini Nasibnya Kini

Baca: Karcis Masuk Objek Wisata di Kerinci Naik 5 Kali Lipat, Pengunjung Keluhkan Fasilitas Tak Terurus

Baca: Jangan Buat Takut, Begini Cara Bangun Mental si Kecil

Baca: Sejarah Panjang Pawai Topeng Desa Muaro Jambi, Tradisi Tua Saat Lebaran Idul Fitri

"Saat ini tim yang masing-masing dari Divisi Hukum dan Teknis sudah berangkat ke Jakarta. Berkoordinasi dengan KPU RI," ucapnya.

Tim dari KPU se Jambi yang dikoordinir oleh KPU Provinsi Jambi ini hanya mengikuti jadwal yang akan ditetapkan. Sebab, informasi yang diterangkan Apnizal bahwa sidang tersebut nantinya akan dibagi. Sehingga pihak KPU RI yang akan mengetahui posisi pembagian tersebut.

"Kabarnya sidang tersebut nanti akan dibagi. Apakah kita tetap dalam satu koordinasi atau justru dipecah. Kami menunggu informasi dan jadwalnya," jelas Apnizal.

Untuk menghadapi dan membuat risalah serta mengumpulkan bukti guna berperkara di MK, komisioner KPU dan staf harus menyusun semuanya meski di hari lebaran. Sebab mereka juga harus melegalisir bukti yang akan dibawa.

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved