Mudik Lancar, Warganet Malah Berikan Sikap Tak Terduga: Kemacetan Itu Tradisi, Kok Dihilangkan?

Lancarnya perjalanan mudik Lebaran 2019 baik melalui Tol Trans-Jawa, Tol Trans-Sumatera maupun jalur arteri, disikapi warganet dengan guyonan segar.

Mudik Lancar, Warganet Malah Berikan Sikap Tak Terduga: Kemacetan Itu Tradisi, Kok Dihilangkan?
ist
Mudik Lancar, Warganet Malah Berikan Sikap Tak Terduga: Kemacetan Itu Tradisi, Kok Dihilangkan? 

Perhelatan mudik Lebaran 2019, memang diakui lebih lancar ketimbang tahun-tahun sebelumnya. 

Para pemudik yang ditemui Tim Merapah Trans-Jawa 4.0 Kompas.com dengan tujuan berbagai kota di Jawa Tengah, mengonfirmasi hal itu.

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).

Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) Alam, contohnya.
Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) Alam, contohnya. (ist)

Dia bersama enam kerabatnya yang berdomisili di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, melakukan perjalanan mudik selepas shalat Maghrib pada Minggu (2/6/2019).

Setelah mencapai tempat istirahat di KM 86 A Jalan Tol Cipali, Alam langsung menggelar tikar untuk menyantap makan malam yang dia bawa dari rumah.

"Tak kebagian tempat di rest area, jadi kami gelar tikar di jalan (bahu jalan)," tambah Alam.

Dengan kota tujuan Sragen, Alam memperkirakan waktu tempuh efektif sekitar 8 jam hingga 10 jam.

Alam, pemudik asal Kebon jeruk, Jakarta Barat, menggelar tikar untuk menyantap makan malam yang diabwanya dari rumah. Alam beristirahat di KM 86 A jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Sabtu (1/6/2019).(GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.com)
Alam, pemudik asal Kebon jeruk, Jakarta Barat, menggelar tikar untuk menyantap makan malam yang diabwanya dari rumah. Alam beristirahat di KM 86 A jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Sabtu (1/6/2019).(GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.com) (ist)

Waktu tempuh ini lebih singkat dibanding tahun-tahun sebelumnya ketika Tol Trans-Jawa belum terwujud. "Kami bisa sampai rumah 24 jam kemudian.

Itu kalau kondisi lalu lintas normal. kalau lagi macet, bisa dua hari dua malam," sebut Alam.

Untuk menuju Sragen, Alam harus mengeluarkan dana sekitar Rp 400.000 untuk BBM, dan Rp 380.000 membayar tol.

Sementara itu, Polri menilai lancarnya arus mudik Lebaran tahun ini karena efektivitas rekayasa lalu lintas one way.

Halaman
123
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved