Keajaiban Berbaik Sangka

Rasulullah SAW bersabda “Allah SWT berfirman, Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku...”

Keajaiban Berbaik Sangka
istimewa
Dr Bahrul Ulum MA 

Oleh : Dr Bahrul Ulum MA

Dosen UIN STS Jambi/PWNU Prov. Jambi/Pengurus MUI
Prov. Jambi

 
Rasulullah SAW bersabda “Allah SWT berfirman, Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku...” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berbaik sangka bukan hanya pada Allah dan manusia, berbaik sangka berlaku juga bagi makhluk ciptaan Allah SWT yang lain, seperti Air. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Molekul- molekul yang ada di air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh seseorang. Karena itu, ketika kita memiliki prasangka buruk, maka air dalam tubuh kita juga akan membentuk pola yang negatif, yang berpotensi menimbulkan penyakit atau masalah lainnya.

Ilmuwan Jepang ini telah berhasil mendapatkan foto kristal air pertama di dunia bersama sahabatnya Kazuya Ishibashi (seorang ilmuwan yang ahli dalam mikroskop). Foto kristal air ini didapat dengan cara membekukan air pada suhu -25 derajat celcius dan difoto dengan camera beresolusi tinggi.

Hasilnya air ternyata mampu merespon terhadap suara, kata-kata, gambar serta music, baik secara positif ataupun negatif. Jika kita mengatakan pada segelas air kata-kata “terima kasih” maka hasil foto kristal airnya akan membentuk kristal air yang indah. Sebaliknya, jika kita mengatakan pada air kata “bodoh” maka akan terbentuk gambar yang jelek sekali.

Ketika dicoba dibacakan doa yang Islami, air akan membentuk Kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. SelanjutnyaKetika ditunjukkan kata ”malaikat”: maka air itu akan terbentuk rantai dengan kristal hexagonal yang indah dan ketika ditunjukan kata “setan”.

Kristal berbentuk buruk dengan bola api di tengah Inilah sebuah gambaran bahwa sikap yang kita tunjukkan kepada pihak lain, akan kembali kepada kita sendiri sesuai dengan kualitas respon yang kita tunjukkan, jika kita memberikan respon atau prasangka yang baik, maka respon respon baik yang akan kita dapatkan, demikian juga sebaliknya, jika kita merespon sesuatu secara buruk/negatif, maka respon negatif akan didapatkan. Karena itu tetaplah istiqamah menunjukkan sikap, penilaian atau prasangka yang baik, semoga pihak lain menunjukkan respon yang baik pula. (*)

Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved