Femalenial
Apa Positif dan Negatif Pembatasan Sosial Media? Dengar Pendapat Gadis Lingkungan 2019 Jambi Ini
Apa Positif dan Negatif Pembatasan Sosial Media? Dengar Pendapat Gadis Lingkungan 2019 Jambi Ini
Apa Positif dan Negatif Pembatasan Sosial Media? Dengar Pendapat Gadis Lingkungan 2019 Jambi Ini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembatasan sosial media telah dilakukan sejak 22 Mei lalu.
Hal ini dilakukan pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam).
Pembatasan sosmed bertujuan untuk meredam penyebaran kabar bohong atau hoaks di masyarakat.
Terjadi pro dan kontra di masayarakat terkait pembatasan sosial media ini.
Bagaimana pendapat Gadis Jambi Lingkungan 2019 tentang hal itu?
Baca Juga
Inilah Jadah Telok, Penganan Khas Dusun Tanjung Agung Sambut Lebaran yang Bikin Ngiler
Momen Haru Saat Naja Hafiz Indonesia Bacakan Ayat Suci Al Quran di Depan Presiden Joko Widodo
Masih Ingat Lidya Pratiwi? Si Cantik Sadis yang Bunuh Naek Gonggom Hutagalung Kini Berubah
KSAD Ditilang di Jogja, Polisi Kaget saat Baca Nama yang Ada Dalam SIM
Cici Oktavia berpendapat pembatasan penggunaan sosial media ada positif dan negatifnya.
“Positifnya adalah saat suasana politik yang panas ini pemerintah mengharapkan tidak adanya penyebaran berita bohong dan provokasi lainnya yang memperburuk keadaan. Negatifnya dengan dibatasi penggunaan sosial media banyak orang-orang yang bekerja menggunakan media online jadi terhambat karena kebijakan ini,” ungkapnya.
Para pedagang online memang mengeluhkan pembatasan sosmed terutama WhatsApp.
Kebanyakan komunikasi dengan konsumen memang melalui WA.
Juga kesulitan untuk mengirim foto membuat banyak pihak mengeluhkan hal ini.
Perempuan asal Kerinci ini mengatakan sebagai generasi milenial harus cerdas dan bijak menggunakan sosmed.
Bukan hanya itu tetapi etika dalam bersosial media juga harus dimiliki.
Saat ini sosial media merupakam hal yang tidak bisa lepas dari manusia. Hampir 70% waktu dihabiskan untuk bermain sosmed setiap harinya.
Sosmed ini pun digunakan orang-orang untuk interaksi sosial dan penyebaran informasi seperti pendidikan, agama, politik, kesehatan dan lainnya.