Gulai Belut Khas Rantau Panjang yang Favorit saat Ramadan, Istri Gubernur Jambi Sampai Belajar Masak

Selain beribadah, kala Ramadan juga banyak makanan khas yang jarang dijumpai di hari-hari biasa.

Gulai Belut Khas Rantau Panjang yang Favorit saat Ramadan, Istri Gubernur Jambi Sampai Belajar Masak
Tribun Trimur
Kare Belut waga Desa Tondongkura, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Sabtu (23/4/2016). 

Gulai Belut Khas Rantau Panjang yang Favorit saat Ramadan, Istri Gubernur Jambi Sampai Belajar Masak

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Bulan Ramadan benar-benar bulan yang penuh berkah. Selain beribadah, kala Ramadan juga banyak makanan khas yang jarang dijumpai di hari-hari biasa.

Seperti masakan gulai belut khas Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin. Gulai belut yang dicampur dengan pakis di kala Ramadan menjadi masakan favorit masyarakat setempat.

Sepintas, menu gulai terdengar biasa saja. Tapi tidak dengan gulai belut khas masyarakat Rantau Panjang ini. Masakan ini dibuat dengan bumbu tradisional yang diwariskan secara turun temurun.

Cita rasa pedas memberikan sensasi tersendiri bagi para penikmatnya. Jika sudah mencicipi, dipastikan bakal ketagihan.

"Kalau kami di sini (Rantau Panjang), gulai belut ini masakan favorit di kala Ramadan," kata Yahya masyarakat Rantau Panjang kemarin.

Kemasyhuran gulai belut Rantau Panjang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Merangin. Menu ini menjadi menu andalan Pemerintah Kabupaten Merangin kala menjamu tamu kehormatan dan tamu undangan. Seperti tokoh-tokoh nasional hingga artis Ibu Kota.

Baca: Rayakan Ulang Tahun, Mesranya Ahok dan Puput Nastiti Devi di Swiss, Ini Kado Manis BTP untuk Kekasih

Baca: Mahfud MD Ungkap Prabowo Bisa Berbalik Unggul 55 Persen, Begini Caranya, hanya Perlu Siapkan ini

Baca: Catat, PNS di Sarolangun Jambi Dapat Jatah Cuti Lebaran 2019 Selama 11 Hari

Baca: Jakarta Memanas, Kapolres Muarojambi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Baca: Puluhan Kendaraan dari Riau Menuju Kota Jambi Digeledah, Polres Muarojambi Lakukan KKYD

Tokoh masyarakat Tabir, Jamaludin menuturkan, gulai belut merupakan hidangan utama masyarakat baik pada bulan puasa maupun pada bulan lainnya. Pria yang akrab disapa Mamak Udin itu juga membeberkan rahasia dibalik kenikmatan gulai belut.

"Gulai Belut ini rasanya beda dengan gulai-gulai lainnya. Gulai ini tidak bisa sembarangan saat memasaknya. Untuk belut harus sesuai dengan takaran sayur pakis, begitu juga dengan rempah dan bumbu campuran. Salah masuk rasanya pasti tidak sesuai dengan yang diinginkan," ujar Jalaluddin.

Katanya, kenikmatan gulai ini sudah banyak diakui oleh masyarakat, bahkan di tingkat provinsi maupun nasional. Sudah beberapa kali menu gulai belut ditayangkan di TV nasional.

Mamak Udin menyebut, gulai belut ini juga sempat menarik perhatian istri mantan Gubernur Jambi Yusniana HBA dan Ketua PKK Kabupaten Merangin, Hesti Al Haris. Pasalnya beliau sudah beberapa kali belajar memasak gulai belut khas Rantau Panjang ini.

"Makanya, kalau ada tamu baik di rumah maupun yang di undangan, biasanya gulai belut menjadi hidangan yang disuguhkan. Kalau lagi ngumpul dengan keluarga, tanpa hidangan gulai belut rasanya belum afdol," imbuhnya.

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved