PIHAK Imigrasi Benarkan Prabowo ke Brunei Darussalam dengan Pesawat Pribadi, 12 Orang Ikut Rombongan
TRIBUNJAMBI.COM - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM membenarkan calon presiden 02
"Setahu saya masih di Indonesia, tanyalah ke Kertanegara (rumah Prabowo)," kata Titiek Soeharto usai menghadiri deklarasi Gerakan Kedaulatan Rakyat di Jalan Proklamasi, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat, (17/5/2019).
Baca: SEDANG BALAPAN Live Streaming MotoGP Prancis 2019, Kualifikasi Mulai Pukul 19.35 WIB
Menurut Titiek Soeharto bila foto tersebut kemudian dikaitkan dengan situasi politik terkini, sangatlah tidak relevan.
Tidak ada alasan Prabowo Subianto untuk ke luar negeri.
"Kan lagi berjuang masa ke luar negeri. Kita kan menang, ngapain harus takut," katanya.
Dalam foto yang beredar di kalangan wartawan tampak Prabowo mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan pecinya.
Baca: KISAH Jafarudin, Pria yang Selamat Usai Bertarung Hidup Mati dengan Buaya yang Menerkamnya
Tampak sejumlah orang mendampingi Prabowo diantaranya Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono, ajudan atau sekretaris Prabowo Rizky Irmansyah, dan ustaz Ansufri Idrus Sambo.
Surat wasiat
Calon Presiden Prabowo Subianto akan mengumpulkan ahli hukum di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, (14/5/2019).
Prabowo kumpulkan tim hukum karena akan membuat wasiat.
Baca: Link Live Streaming PS Tira vs Badak Lampung FC Pukul 20.30 WIB, Pertarungan Nama Baru
"Sekalian setelah ini, sore hari ini saya akan ke kertanegara, saya akan kumpulkan ahli hukum saya akan membuat surat wasiat saya," ujar Prabowo dalam pemaparan kecurangan Pemilu 2019, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Dalam wasiat tersebut Prabowo akan menuliskan himbauan untuk tidak takut terhadap ancaman pasal makar.
Untuk diketahui sejumlah orang di lingkaran Prabowo dalam beberapa hari terakhir terseret kasus makar.
Menurut Prabowo sejumlah purnawirawan Jenderal yang ada di lingkarannya tidak pernah berniat untuk makar.
Baca: Sudah Nempel, Ariel NOAH dan Veronica Jalah Laissti Timuran Ngakunya Teman, Ternyata Ini Alasannya
Misalnya Jenderal Purnawirawan Tyasno Sudarto, Marsekal Purnawirawan Imam Sufa'at, Laksamana Purnawirawan Tedjo Edhy Purdjiatno, dan juga Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso.
"Mereka tidak makar, kita membela negara dan bangsa Indonesia ini, jangan takut takuti kita dengan senjata yang diberikan oleh rakyat," katanya.