KPU dan Bawaslu Jambi Bersitegang, Tak Terima Gara-gara Diksi Macan Ompong

Di akhir rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Jambi, KPU Jambi memantik ketegangan gara-gara diksi "macan ompong".

KPU dan Bawaslu Jambi Bersitegang, Tak Terima Gara-gara Diksi Macan Ompong
IST
Komisi Pemilihan Umum buka Provinsi Jambi,menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan suara,Pemilihan umum tahun 2019 Tingkat Provinsi 

“Cukup banyak perkara yang sudah ditangani Bawaslu. Mulai dari pelanggaran administrasi hingga pidana. Artinya Bawaslu sudah melaksanakan fungsi dan peran pengawasan sebagaimana harusnya,” ungkap Wein.

Afrizal bahkan mengeluarkan statemen langsung yang mempertanyakan apa maksud diksi macan ompong yang digunakan ketua KPU. Sebagai lembaga sejajar, pihak Bawaslu secara institusi merasa terusik dengan diksi tersebut. Sehingga dirinya meminta penjelasan langsung.

Baca: Menata Wajah Kelurahan Kebun Handil Lewat Program Kampung Bantar

Baca: Kemilau Ramadan Tribun Jambi, Menangkan Lomba Selfie Boot Ada 100 Hadiah Menarik dari Yamaha

Baca: Selama Puasa Ramadan, Jam Pelajaran Sekolah di Kota Jambi Dikurangi 10 Menit

Baca: Udara di Jambi Lebih Panas, Agar Tahan Puasa Kurangi Aktivitas di Luar pada Jam-jam Berikut Ini

Baca: VIDEO: Jadwal Hari ke-7 Ramadan 2019 / 1440 H Imsak dan Buka Puasa Jambi, Jumat 12 Mei 2019

Dia bahkan meminta ketua KPU untuk menarik ucapan tersebut, disertai permintaan maaf dan klarifikasi melalui media karena ucapan tersebut sudah ada yang menayangkan di media online.

Mendapati reaksi langsung dari komisioner Bawaslu Provinsi Jambi, akhirnya Ketua KPU Provinsi Jambi meminta maaf dihadapan forum rapat pleno. Dan menyampaikan permintaan maaf serta menarik kembali ucapannya serta menjelaskan maksud ucapannya tidak lebih hanya sebatas lelucon.

Lain dari itu, untuk rapat pleno rekapitulasi itu sendiri, pihak Bawaslu mengapresiasi kinerja KPU dan jajaran selama penyelenggaraan pemilu di Provinsi Jambi. Meski ada beberapa anggotanya yang sakit dan meninggal dunia, mereka tetap semangat dan menjalankan tugas serta fungsi sampai ke tahapan rapat pleno di Provinsi Jambi.

Namun demikian, Bawaslu juga memberikan beberapa catatan langsung kepada KPU terkait penyelenggaraan yang sudah mereka lakukan. Adanya catatan itu disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi. Dan secara rinci dibacakan oleh anggota lainnya yakni Fachrul Rozi.

“Kami tegaskan bahwa catatan ini nanti penting disampaikan karena bila ada gugatan ke MK atau lainnya, ini akan terkait. Maka dari itu ini kami sampaikan dan untuk diketahui oleh KPU serta saksi partai,” ucap Asnawi.

Lantas, catatan evaluasi dari Bawaslu tersebut diserahkan secara simbolis. Serah terima dilakukan oleh dua ketua lembaga dengan didampingi oleh komisioner masing-masing.

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved