Ramadan 2019

Sejarah Kolak Pertama Kali Dikenalkan sebagai Takjil oleh Para Wali, Isinya Sarat Makna Mendalam

Kolak sudah sejak lama menjadi makanan favorit di saat berbuka puasa saat Ramadan Menjelang waktunya berbuka puasa, akan sangat banyak kamu temukan o

Editor: andika arnoldy
Ilustrasi 

Pada akhirnya hidup kita akan sama seperti ubi tersebut yang terpendam di dalam tanah.

Selain itu, para Wali menganjurkan adanya pertaubatan di setiap sendok kolak yang kita makan.

Pasalnya, kematian mungkin saja akan datang semudah kita menyantapnya.

4. Mengajarkan untuk Tidak berbuat Dosa

Kolak pisang
Kolak pisang (net)

Isian lain di dalam kolak selain ubi adalah pisang.

Dari berbagai macam pisang, pisang kepok-lah yang dinilai paling cocok untuk dibuat kolak.

Nama kepok dari pisang kepok ini dalam bahasa Jawa berarti kapok atau menyesal.
Para Wali ingin mengajak manusia agar selalu menyesal atau jera untuk berbuat dosa.

Sehingga setiap kita menikmati menu kolak, kita harus ingat dan berkomitmen untuk tidak mengulang lagi dosa yang telah diperbuat.

5. Mengajarkan untuk Meminta Maaf

Santan kelapa
Santan kelapa ()

Bahan yang tak terlupakan dalam membuat kolak adalah perasan kelapa atau santan.

Santan dalam bahasa jawa disebut santen yang merupakan kependekan dari 'pangapunten atau maaf.

Sekarang sudah tahu kan filosofi atau makna dari sebuah kolak yang hari-hari ini sering kamu santap.

Indah sekali bukan maknanya?

(TribunStyle/Octavia Monalisa)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved