Bos BUMN Bercumbu dengan Wanita Rambut Panjang di Dalam Lift, sebelum Tewas di Lorong Hotel

Dari hasil pemeriksaan CCTV yang dilakukan polisi, Marthin diketahui bercumbu dengan wanita misterius itu di dalam lift.

Editor: Duanto AS
Istimewa
Seorang wanita berkaus ketat warba biru terekam kamera meninggalkan Mathius Tambunan Baruara (46) di lorong hotel. 

Dari hasil pemeriksaan CCTV yang dilakukan polisi, Mathius Tambunan Baruara (46) diketahui bercumbu dengan wanita misterius itu di dalam lift.

TRIBUNJAMBI.COM, MAKASSAR - Kematian bos BUMN bernama Marthin Mathius Tambunan Baruara (46), masih masih menjadi misteri.

Pria yang bekerja di BUMN sebagai kepala PT Pelni Cabang Nabire itu tewas di lorong hotel di Makassar.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan meski jasad Marthin tidak diotopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Melansir Kompas.com, Marthin menyewa kamar 723 bersama teman wanitanya yang berambut panjang sekitar Minggu (9/5/2019) dini hari.

Dari hasil pemeriksaan CCTV yang dilakukan polisi, Marthin diketahui bercumbu dengan wanita misterius itu di dalam lift.

Baca Juga

 Kades Inspeksi Rumah Janda di Malam Hari, Warga Penasaran Lalu Ngintip, Kaget karena Melihat

 Istri Pamitnya Kerja, Tapi Ternyata Nonton Konser Ed Sheeran Bareng Suami Orang, Curhat Yama Carlos

 Yuni Shara Jadi Mantan Raffi Ahmad yang Paling Dibenci Rieta Amalia, Ingat Waktu akan Nikah

 Teknik Tingkat Tinggi Agen Rahasia Israel, Halim Tak Sadar Telah Direkrut, Nasibnya Berakhir

 Siapa Sebenarnya Titi DJ? Ini Kisahnya jadi Mualaf dan Curhat Bucek Depp pada 1995

Setelah beberapa saat berada di dalam kamarnya di lantai 7, Marthin keluar dengan berjalan seperti orang mabuk sebelum terjatuh di pelataran depan pintu kamar hotel.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, kejadian ini disaksikan oleh Muh Alwi (52) yang merupakan danru sekuriti hotel tersebut.

"Perempuan yang datang bersama korban sempat ingin membangunkan korban namun korban tidak bangun. Setelah itu, perempuan itu turun ke resepsionis hotel untuk meminta tolong," kata Indratmoko, Kamis (9/5/2019).

Setelah memanggil rekannya, Muh Alwi kembali ke lantai 7 untuk menolong Marthin.

Namun Marthin sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Setelah itu, wanita tersebut tiba-tiba menghilang setelah Marthin dibawa turun.

"Iya sama perempuan, itu yang masih kita dalami, soalnya perempuan ini menghilang dari TKP," imbuhnya.

Indikasi dugaan praktik prostitusi yang dialami Marthin mencuat setelah pada pemeriksaan polisi di kamar hotel Marthin, sebuah kondom ditemukan.

VIRAL VIDEO Detik-detik Bos BUMN dan Cewek Seksi Ngamar Ditemukan Tewas
VIRAL VIDEO Detik-detik Bos BUMN dan Cewek Seksi Ngamar Ditemukan Tewas (TRIBUN TIMUR)

Diduga wanita berambut panjang itu pekerja seks komersial.

"Ini diduga wanita prostitusi," tambahnya.

Cari wanita berambut panjang

Polisi hingga kini terus mencari keberadaan wanita berambut panjang yang menemani bos BUMN Marthin Mathius Tambunan Baruara (46) sebelum tewas di salah satu hotel di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/4/2019) lalu.

Kapolsek Biringkanaya Kompol Ashari mengatakan belum akan menutup kasus ini.

 Ternyata Luna Maya Pernah Kuliah di Kampus Ini, Siapa yang Bikin Putus Pendidikan?

 Belum Sempat Pimpin Massa Demo KPU dan Bawaslu Hari Ini, Eggi Sudjana Berstatus Tersangka Makar

 Remaja Putri Ditemukan di Pinggir Jalan Lintas Tembesi-Sarolangun, Diduga Korban Tabrak Lari

 Cerita Seram Bukit Soeharto, Tempat Pembuangan Korban Penembakan Misterius, Ini Kisahnya

Pentingnya keterangan wanita berambut panjang itu memungkinkan pihaknya menyelidiki lebih lanjut kematian kepala PT Pelni Cabang Nabire, Papua, tersebut.

Ashari mengatakan, perempuan berambut panjang yang ditemani oleh Marthin saat memasuki hotel tersebut diduga kuat merupakan wanita panggilan.

Ia mengatakan, beberapa jam sebelum meninggal, Marthin sempat berkencan dengan wanita itu di sebuah pantai di kota Makassar.

"Perempuan itu belum ditemukan. Kayaknya itu wanita panggilan karena dia sama-sama ke pantai sebelum ke hotel itu," kata Ashari saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (7/5/2019).

Ashari mengatakan dari pantai itulah, Marthin diduga memakan makanan yang sangat pedas secara berlebihan.

Hal ini juga berdasarkan temuan awal tim kedokteran polisi bahwa diduga salah satu penyebab kematian Marthin karena mengonsumsi makanan pedas.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh Marthin.

Wanita Berkaus Ketat Biru Terekam Kamera, Tinggalkan Bos BUMN yang Ternyata Tewas.
Wanita Berkaus Ketat Biru Terekam Kamera, Tinggalkan Bos BUMN yang Ternyata Tewas. (Istimewa)

"Tidak ada juga ditemukan akibat dari overdosis obat-obatan di tubuh korban," imbuhnya.

Sebelumnya, Marthin Mathius Tambunan Baruara ditemukan tewas saat berada di lorong salah satu hotel yang ada di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/4/2019) lalu.

Pria yang bekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai kepala PT Pelni cabang Nabire, Papua, itu berada di Makassar saat transit dari Papua untuk menuju Jakarta pada Senin, 29 April.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, Marthin diketahui meninggal dunia saat berada di lorong depan sebuah kamar bersama seorang wanita berambut panjang.

Keduanya baru saja keluar dari kamar, dan saat itu Marthin sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebelum Tewas di Lorong Hotel, Bos BUMN Bercumbu di Dalam Lift Hotel"

Subscribe Youtube

 Istri Pamitnya Kerja, Tapi Ternyata Nonton Konser Ed Sheeran Bareng Suami Orang, Curhat Yama Carlos

 Kades Inspeksi Rumah Janda di Malam Hari, Warga Penasaran Lalu Ngintip, Kaget karena Melihat

 Pekerjaan Sampingan Pramugari Ini di Balik Kabin Pesawat, Ada yang 2 Tahun Dapat Rp 14 Miliar!

 Bandingkan Ukuran Pinggang Gisella Anastasia, Luna Maya dan Nia Ramadhani, Pantas Endorse Terus

 Yuni Shara Jadi Mantan Raffi Ahmad yang Paling Dibenci Rieta Amalia, Ingat Waktu akan Nikah

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved