Khazanah Islami

Subhanallah, Jadi Imam Tetap di Mekkah, Pemuda Indonesia Berdarah Kalimantan, Sejak Umur 15 Tahun

Subhanallah, Jadi Imam Tetap di Mekkah, Pemuda Indonesia Berdarah Kalimantan, Sejak Umur 15 Tahun. Ia begitu fasih membaca Al-Qur'an di Masjidil Haram

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Subhanallah, Jadi Imam Tetap di Mekkah, Pemuda Indonesia Berdarah Kalimantan, Sejak Umur 15 Tahun 

Subhanallah, Pemuda Indonesia Berdarah Kalimantan Ini Jadi Imam Tetap di Mekkah, Sejak Umur 15 Tahun

TRIBUNJAMBI.COM - Parasnya tampan. Suaranya pun sungguh merdu.

Di usianya yang masih 21 tahun, ia sudah mencuri perhatian masyarakat dunia.

Pemuda Indonesia ini didaulat menjadi imam tetap di Mekkah, Arab Saudi sejak usia 15 tahun.

Ia begitu fasih membaca Al-Qur'an di Masjidil Haram.

Tampil di hadapan Imam Masjidil Haram Syekh Sudais, para ulama dan tokoh Mekkah, seperti Amir Kota Mekkah dan Naib Amir dan lainnya.

Pemuda itu bernama Syekh Asal Syu'bah bin Haji Yanto al-Makki al-Banjari. Akrab disapa ustaz Asal.

Ia adalah anak angkat Guru Syairazi Kandangan dan anak angkat Imam Masjidil Haram Syekh Dr Hasan Bukhari.

Baca: Hati-hati Kalau Panggil Istri Dengan Sebutan Mama, Bunda atau Dek, Pikir-pikir Lagi, Ini Hukumnya!

Baca: Wajib Tahu! 10 Pekerjaan Ini Diharamkan Rasulullah, Nomor 4 & 8 Masih Banyak Dilakukan di Indonesia

Baca: Ternyata Untuk Puasa 1 Bulan, Niat Puasa Ramadhan Boleh Dibaca Sekali, Ini Penjelasan Ulama & Doanya

Baca: Siapa Bachtiar Nasir, Ketua GNPF-MUI, Penggerak PA 212, Kini Tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang

Baca: BEASISWA LPDP 2019, Simak Syarat Pendaftaran, Batas Waktu Gelombang 1 Sampai 30 Mei 2019

Kisah ustaz Asal seketika menjadi viral setelah diunggah ke Facebook oleh Nur Hidayatullah Yuzarsif, Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang.

Melalui unggahannya, Nur Hidayatullah menceritakan panjang lebar tentang sosok ustaz Asal.

Disebutkan bahwa ustaz Asal menjadi imam salat rawatib, tarawih, dan qiyamul lail di beberapa masjid di Makkah, antara lain: Masjid Al-Bashawiri dan Masjid ‘Asyur Bukhari (2012), Masjid Ar-Ridha (2013), Masjid Syekh ibn Utsmain (2014), Masjid Bin Laden (2015), dan Masjid Birrul Walidain (2016, 2018).

Tahun 2017 ia tidak menjadi imam di Mekkah karena pulang ke kampung halamannya di Kandangan – Kalimantan Selatan, sekaligus menemui salah seorang gurunya yang bernama Tuan Guru Haji Ahmad Syairazi.

Ustaz Asal lahir di Mekkah pada tahun 1997, anak pertama dari pasangan Ustaz Yanto dan Ustazah Mariyati.

Meski sejak lahir menetap di Mekkah, kewarganegaraan ustaz Asal tetap Indonesia.

Baca: Ada Caleg PDIP Dkk Ngamuk, Bakar Ban Lalu Blokir Jalan Lintas Sumatera hingga Bikin Macet

Baca: TEROR MAHLUK HALUS DI PUSKESMAS - Sosok Perempuan Tua Berkuku Panjang Ganggu Pasien

Baca: Fakta DJ Adam Sky dan Cewek Rusia Tewas Tanpa Busana di Bali, Ternyata Anak Pengusaha Australia

Baca: Tangis Pecah Vanessa Angel, Jalani Ramadhan di Penjara Akibat Kasus Prostitusi, Ingat Sosok Ini

Ayah dan ibunya berasal dari Ambutun, Kandangan, Kalimantan Selatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved