Ramadan 2019

Benarkah Masukan Sesuatu ke Lubang Tubuh Batalkan Puasa? Catat 7 Hal Lainnya yang Menggugurkan Puasa

Benarkah Masukan Sesuatu ke Lubang Tubuh Batalkan Puasa? Catat 7 Hal Lainnya yang Menggugurkan Puasa

Benarkah Masukan Sesuatu ke Lubang Tubuh Batalkan Puasa? Catat 7 Hal Lainnya yang Menggugurkan Puasa
pixabay.com
Ilustrasi Ramadan 

Puasa batal ketika terdapat benda, baik itu makanan, minuman, atau benda lain yang sampai pada tenggorokan, misalnya.

Namun, tidak batal bila benda masih berada dalam mulut dan tidak ada sedikit pun bagian dari benda itu yang sampai pada tenggorokan.

Baca Juga:

Isi WA dengan Fadli Zon Terungkap, Ratna Sarumpaet tak Cuma Kirim Foto Lebam, Tapi Juga Minta Uang

Safrial: Mangrove Bisa Dijadikan Tujuan Destinasi Wisata dan Meningkatkan Perekonomian

Biaya Rawat Inap Nikita Mirzani Melahirkan di RS Per Harinya Rp15 Juta, Anaknya Kini Seminggu di RS

Berbeda halnya ketika benda yang masuk dalam jauf seseorang yang sedang berpuasa dilakukan dalam keadaan lupa, atau sengaja tapi ia belum mengerti bahwa masuknya benda pada jauf adalah hal yang dapat membatalkan puasa.

Dalam keadaan demikian, puasa yang dilakukan seseorang tetap dihukumi sah selama benda yang masuk dalam jauf tidak dalam volume yang banyak, seperti lupa memakan makanan yang sangat banyak pada saat puasa.

Maka ketika hal tersebut terjadi puasa dihukumi batal. (Syekh Zainuddin al-Maliabari, Fath al-Mu’in, juz 1, hal. 259) 

Kedua, mengobati dengan cara memasukkan benda (obat atau benda lain) pada salah satu dari dua jalan (qubul dan dubur).

Misalnya pengobatan bagi orang yang sedang mengalami ambeien dan juga bagi orang yang sakit dengan memasang kateter urin, maka dua hal tersebut dapat membatalkan puasa.

Ketiga, muntah dengan sengaja. Jika seseorang muntah tanpa disengaja atau muntah secara tiba-tiba (ghalabah) maka puasanya tetap dihukumi sah selama tidak ada sedikit pun dari muntahannya yang tertelan kembali olehnya.

Jika muntahannya tertelan dengan sengaja maka puasanya dihukumi batal.

Keempat, melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis (jima’) dengan sengaja.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved