Berita Selebritis

Ani Yudhoyono yang Idap Kanker Darah Puasa di Ramadhan 1440 H, Apakah Bolej? Ini Penjelasannya

Sejak divonis kanker darah, kini kondisi kesehatan istri SBY, Ani Yudhoyono tak dipungkiri tak lagi sebugar sebelumnya.

Ani Yudhoyono yang Idap Kanker Darah Puasa di Ramadhan 1440 H, Apakah Bolej? Ini Penjelasannya
TribunStyle.com Kolase/Instagram @aniyudhoyono
Ani Yudhoyono yang Idap Kanker Darah Puasa di Ramadhan 1440 H, Apakah Bolej? Ini Penjelasannya 

Dalam satu studi tentang waktu selama 9 jam puasa, ditunjukkan dapat mengurangi perkembangan obesitas dan diabetes tipe 2 pada tikus. Obesitas merupakan faktor risiko utama untuk kanker yang dapat mendukung puasa untuk mengobati kanker.

Studi kedua pada tikus menunjukkan bahwa diet dua kali berpuasa dua bulanan mengurangi risiko kanker. Hasilnya serupa dalam uji coba oleh ilmuwan yang sama dengan 19 manusia. Ini menunjukkan penurunan biomarker dan faktor risiko untuk kanker.

Dalam sebuah studi 2016, penelitian menunjukkan puasa dan kemoterapi gabungan memperlambat perkembangan kanker payudara dan kanker kulit.

Metode pengobatan gabungan menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak sel progenitor limfoid umum (CLP) dan limfosit infiltrat tumor. CLP adalah sel-sel prekursor untuk limfosit, yaitu sel-sel darah putih yang bermigrasi ke tumor dan dikenal untuk membunuh tumor.

Penelitian yang sama mencatat kelaparan jangka pendek membuat sel kanker sensitif terhadap kemoterapi sekaligus melindungi sel normal dan juga meningkatkan produksi sel induk.
Puasa menghasilkan sel sehat

Peneliti berbasih di University of Southern California, telah melakukan serangkaian studi bagaimana 2-4 hari berpuasa pada tikus dan manusia bisa menghasilkan sel-sel sehat.

Penelitian menemukan bahwa pasien kanker yang menjalani kemoterapi akan lebih bertahan pada efek samping yang melelahkan setelah mereka diharuskan menjalankan puasa periodik.

Studi tersebut menunjukkan, mereka yang berpuasa lebih mampu menghasilkan sel-sel induk hematopoietik – sel punca sangat berpotensi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh – dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Mereka juga telah menemukan bahwa puasa dapat menurunkan tingkat IGF-1, hormon pertumbuhan yang terkait dengan faktor penuaan, perkembangan tumor, dan risiko kanker.

Peneliti menemukan bahwa orang-orang yang berpuasa selama 72 jam sebelum pengobatan akan mengalami toksisitas lebih rendah dan efek lebih ringan pada sumsum tulang dari kemoterapi.

Ani Yudhoyono akhirnya keluar dari ICU. Namun istri SBY ini harus menjalani tes sumsum tulang belakang. Berikut update kondisinya dari Annisa Pohan!
Ani Yudhoyono akhirnya keluar dari ICU. Namun istri SBY ini harus menjalani tes sumsum tulang belakang. Berikut update kondisinya dari Annisa Pohan! (Instagram.com/@annisayudhoyono)
Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved