Siapa Yusuf Martak, Selain Penggagas Ijtima Ulama dan Ketua GNPF Ulama, Direktur Lapindo Berantas ?

Yusuf Martak merupakan penggagas Ijtima Ulama II dan III yang saat itu mengharuskan Capres Prabowo Subianto mesti membubuhkan tanda tangannya pada Pak

Penulis: andika arnoldy | Editor: andika arnoldy
Tangkap Layar Kompas TV
Sejumlah ulama melakukan Ijtima Ulama 3 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) malam. Ini merupakan respon atas perkembangan politik terakhir, terutama hasil quick count sejumlah lembaga survei dan hasil sementara real count KPU. Dalam hasil itu pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf tampak unggul. 

Jadi siapapun yang menjadi Ketua GNPF Ulama itu selalu menjadi sasaran target. Ini sama seperti yang terjadi pada pendahulunya, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), ujar Yusuf Martak.

Baru-baru ini, Yusuf dituduh soal utang piutang terkait PT Lapindo Brantas sehingga berimplikasi merugikan negara. Tuduhan itu mengarah bahwa Yusuf menghendaki Jokowi tidak lagi menjadi presiden di 2019 agar dirinya terbebas dari utang.

Dia menepis segala tuduhan itu dan menganggapnya sebagai fitnah yang keji terhadap dirinya dan kepada organisasi yang dipimpinnya.

Jangankan Ketua GNPF Ulama, wapres saja yang sudah pasti dicalonkan juga dicari-cari isunya, ujarnya.

Yusuf menilai, isu-isu itu sengaja dibuat untuk melemahkan pihaknya dengan tujuan agar kepercayaan publik terhadap kelompok yang dipimpin menjadi negatif.

Isu-isu yang sebenarnya tidak ada akhirnya dibuat. Ini siapa yang bertanggung jawab untuk menghentikan ini, ya tentu pemerintah dan aparat, pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved