Prediksi LAPAN untuk Awal Puasa 2019 antara NU dan Muhammadiyah Berpeluang Serentak, Tanggal 6 Mei

Penentuan Awal Puasa 2019 menurut prediksi LAPAN yakni NU dan Muhammadiyah berpeluang menjalankan puasa secara serentak

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Instagram @onebeautifulpath
Ilustrasi Ramadhan 2019 

Semua kriteria yang berlaku di Indonesia, Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah dan ketinggian bulan 2 derajat yang digunakan NU, serta kriteria internasional (kriteria Odeh) dan usulan Rekomendasi Jakarta 2017(yang kriterianya sudah digunakan Persis), semuanya menunjukkan pada saat maghrib 3 Juni 2019 posisi bulan belum memenuhi kriteria. Artinya, secara hisab ditentukan awal Syawal (Idul Fitri) 1440 jatuh pada hari berikutnya, 5 Juni 2019. Kepastiannya menunggu hasil sidang itsbat yang akan menggabungkan dengan hasil rukyat (pengamatan) hilal pada saat maghrib 3 Juni 2019.

Slide 5 : Garis tanggal Dzulhijjah 1440 berdasarkan kriteria Wujudul Hilal (antara arsir merah dan putih), ketinggian bulan 2 derajat (antara arsir putih dan biru), dan kriteria Odeh (antara arsir biru dan hijau).

Slide 6 : Garis tanggal Dzulhijjah 1440 berdasarkan Rekomendasi Jakarta 2017.
Semua kriteria yang berlaku di Indonesia, Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah dan ketinggian bulan 2 derajat yang digunakan NU, semuanya menunjukkan pada saat maghrib 1 Agustus 2019 posisi bulan telah memenuhi kriteria. Artinya, secara hisab ditentukan awal Dzuhijjah 1440 jatuh pada 2 Agustus 2019 dan Idul Adha pada 11 Agustus 2019. Namun menurut kriteria internasional (kriteria Odeh) dan usulan Rekomendasi Jakarta 2017 (yang kriterianya sudah digunakan Persis), pada saat maghrib 1 Agustus 2019 posisi bulan belum memenuhi kriteria, sehingga menurut kriteria tersebut awal Dzulhijjah jatuh pada hari berikutnya, 3 Agustus 2019.

Baca: Siapa Yusuf Martak, Selain Penggagas Ijtima Ulama dan Ketua GNPF Ulama, Direktur Lapindo Berantas ?

Kepastiannya menunggu hasil sidang itsbat yang akan menggabungkan dengan hasil rukyat (pengamatan) hilal pada saat maghrib 1 Agustus 2019. Sesuai Rekomendasi Jakarta 2017, bila ada perbedaan karena beda kriteria atau beda dengan hasil rukyat (pengamatan) hilal maka kita merujuk keputusan Pemerintah sebagai otoritas tunggal, demi persatuan ummat.

Disajikan oleh Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin (Professor Riset Astronomi-Astrofisika, LAPAN & Anggota Tim Hisab Rukyat, Kementerian Agama) dalam blog : https://tdjamaluddin.wordpress.com/2019/03/07/ramadhan-syawal-dan-dzulhijjah-1440-h/ " tulis akun @lapan_ri.

Pernyataan Pimpinan Muhammadiyah

Dari Muhammadiyah, pernyataan terkait awal puasa Ramadhan 1440 Hijriah telah ditetapkan.

Dinyatakan oleh pimpinan Pusat Muhammdiyah bahwa 1 Ramadhan akan berlangsung pada Senin, 6 Mei 2019.

Pihak Muhammdiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriaj pada Rabu, 5 Juni 2019.

Keputusan tersebut dikeluarkan PP Muhammadiyah melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2019 tentang Penetapan Hisab Ramadhan, Syawal dan Zulhijjah 1440 Hijriah.

Berikut SURYA.co.id kutip surat pernyataan pimpinan Muhammadiyah terkait 1 Ramadhan 2019.

TENTANG

PENETAPAN HASIL HISABRAMADAN, SYAWAL, DAN ZULHIJAH 1440HIJRIAH

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Assalamu’alaikum wr. wb.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved