Tanda-tanda Pemprov Jambi Batal Serahkan Tiga Aset Penting pada Pemkot Jambi

Penyerahan pengelolaan tiga aset Pemprov Jambi pada Pemkot Jambi menemui jalan berliku.

Tanda-tanda Pemprov Jambi Batal Serahkan Tiga Aset Penting pada Pemkot Jambi
IST/CAHYO ADI SUPRAPTO
Menara gentala arasy dan sungai Batanghari dilihat dari ketinggian 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Penyerahan pengelolaan tiga aset Pemprov Jambi pada Pemkot Jambi menemui jalan berliku. Sejak diwacanakan pada 2018 lalu, penyerahan pengelolaan Gentala Arasy, RTH Tugu Juang dan Terminal Sijenjang belum juga terlaksana sampai sekarang.

Gentala Arasy dan Tugu Juang yang menjadi objek wisata di Kota Jambi, kini tampak tak terurus dan kotor.

Sekda Provinsi Jambi M. Dianto mengatakan dirinya sudah menerima surat dari Gubernur Jambi mengenai pelimpahan pengelolaan aset tersebut. Namun ada miskomunikasi antara Pemprov Jambi dan Pemkot Jambi.

Kata Sekda, ternyata Pemkot Jambi tidak hanya meminta pelimpahan pengelolaan ketiga aset Pemprov Jambi tetapi meminta aset tersebut untuk dihibahkan.

“Kemarin mau ketemu dengan pihak Pemkot Jambi. Namun saya dapat informasi dari asisten III dan Kepala Bappeda, Pemkot ternyata minta dihibahkan,” kata M Dianto kepada Tribunjambi.com belum lama ini.

Selama ini, ia mengira Pemkot Jambi hanya meminta untuk pengelolaan aset, sehingga langsung disetujui. Namun, setelah jelas maksud Pemkot Jambi meminta agar aset Pemprov Jambi dihibahkan, Sekda mengaku akan mengkaji ulang.

Baca: Ngaku Wartawan, Seorang Pria Ngotot Tolak Tes Urine, Petugas Tawari Mau di Tempat Karaoke atau Polda

Baca: Meleset, Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Tak Lolos Jadi Anggota DPR, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: 7 Amalan yang Dianjurkan Selama Ramadan, Diantaranya Memperbanyak Dzikir, Doa dan Istighfar

Baca: VIRAL Video Suami Mati-matian Lindungi Wanita Selingkuhan Saat Digeruduk Istri di Kamar Hotel

“Kalau hibah, itu panjang lagi urusannya. Saya tidak berani. Kalau kerja sama pengelolaan, itu akan kami berikan. Jangan sampai pemerintah pusat menilai bahwa Pemprov tidak mampu. Hanya membangun, lalu dihibahkan,” katanya.

Saat ini, tiga aset tersebut sedang dibahas instansi terkait Pemprov Jambi. “Sejak awal kita berbicara mengenai pengelolaan kebersihan, penataan padagang, serta parkir. Tidak ada pembicaraan tentang hibah. Karena Pemprov Jambi tidak punya OPD untuk mengurus itu. Kalau tidak jadi kerja sama, tentu pilihannya adalah mencari pihak ketiga untuk pengelolaan kebersihan di sana,” kata Sekda.

Menurutnya saat ini Gentala Arasy berada di bawah Dinas Pariwisata. Sementara untuk pembenahannya masih menjadi tanggung jawab Dinas PUPR Provinsi Jambi. Pada APBD Perubahan 2019 nanti, akan dianggarkan untuk perbaikan.

“Jadi Pemkot dan Pemprov Jambi saat ini belum ada titik temu,” katanya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved