Editorial

Bawang Putih yang Tiba-tiba Menghilang

Harga bawang putih di Jambi jelang bulan Ramadan melambung tinggi. Satgas Pangan perlu lakukan Operasi Pasar

Bawang Putih yang Tiba-tiba Menghilang
Tribunjambi/Zulkifli
Tim Satgas Pangan dan Dirjen PEN RI Pantau Harga Bahan di Pasar Angso Duo Jambi, Gelar Operasi Bawang Putih 

HARGA bawang putih dalam sepekan terakhir ini melambung.

Kondisi ini membuat emak-emak di dapur menjerit, lantaran biasa beli dengan harga murah tiba-tiba naik 200-300 persen per kilogram.

Biasa emak-emak bisa beli satu kilogram, kini hanya bisa beli 1-2 ons saja.

Timbul praduga kalau terjadi penimbunan barang (bawang putih) oleh sejumlah spekulan. Mengingat harga tinggi jelang memasuki bulan puasa Ramadan. Di mana kebutuhan bumbu dapur ini sangat tinggi.

Namun hal itu dipatahkan oleh pedagang dan distributor, yang mengklaim bahwa pasokan bawang putih memang tersendat dalam dua pekan belakangan.

Sejak dua pekan lalu harga terus bergerak. Dari harga normal Rp 25 ribu sebelumnya, menjadi Rp 30 ribu- Rp 40 ribu per kilogram, terus naik sepekan lalu Rp 45-Rp 50 ribu. Dan, kini tak disangka meroket lagi ke angka Rp 80 ribu - Rp 90 ribu per kilogram.

Bawang putih mendadak menghilang, pedagang juga dibuat kelimpungan.

Kalaupun ada harus menjualnya dengan harga berapa lagi.

Pendek kata hampir tidak ada transaksi yang bernama bawang putih.

Baca: Harga Bawang Putih Makin Liar, di Pasar Kota Jambi Tembus Rp 100 Ribu

Baca: Bawang Putih Mahal, Pemprov Jambi Buat Program Bawang Putih 100 Hektare di Kerinci dan Merangin

Baca: Ini Bawang Dayak, Banyak Manfaat Obati Berbagai Penyakit

Sempat dilakukan operasi pasar (OP) beberapa hari lalu sebanyak 22 ton, tapi hal itu tidak mengatasi problem kelangkaan bawang putih.

Halaman
12
Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved