Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan Dalam Islam, Simak Penjelasan Ustad Abdul Somad

Sebelum menjalankan ibadah wajib ini, biasanya umat muslim melakukan ziarah kubur ke makam kerabat seperti kakek maupun nenek yang sudah meninggal

Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan Dalam Islam, Simak Penjelasan Ustad Abdul Somad
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN
Warga melakukan ziarah kubur, membersihkan makam dan mengirim doa jelang datangnya bulan Ramadan, Jumat (11/5/2018) 

TRIBUNJAMBI.COM - Bulan Ramadan 1440 Hijriyah (H) tinggal menghitung hari.

Sebelum menjalankan ibadah wajib ini, biasanya umat muslim melakukan ziarah kubur ke makam kerabat seperti kakek maupun nenek yang sudah meninggal.

Hal ini nampaknya telah menjadi tradisi ini sudah berlangsung turun temurun.

Lantas, bagaimanakah hukum ziarah kubur menjelang Ramadan atau bulan puasa menurut Ustad Abdul Somad?

 

Baca: Siswa SD di Surabaya Berani Tendang Guru Sampai Patah Tangan, Begini Nasib Siswa Tersebut Kini

Baca: Ramadhan Festive, Sediakan Paket Khusus Ricks Kitchen dan Room Package

Baca: REVIEW GADGET - Nokia 4.2 Petarung Baru di Kelas Mid-Range, Dibanderol Rp 2 Jutaan

Baca: Berkas Perkara Pelaku Pembobol Rumah yang Diringkus Tim Reskrim Polsek Jelutung, Dikirim ke Jaksa

Baca: Wabup Robby Terpilih Tukangi PSSI Tanjung Jabung Timur 5 Tahun ke Depan

 

Menurut Ustad Abdul Somad, Nabi Muhammad pernah melarang umatnya berziarah kubur, namun sekarang sudah dibolehkan.

Terkait waktunya, bisa kapan saja, tak harus menjelang bulan puasa.

Warga melakukan ziarah kubur, membersihkan makam dan mengirim doa jelang datangnya bulan Ramadan, Jumat (11/5/2018)
Warga melakukan ziarah kubur, membersihkan makam dan mengirim doa jelang datangnya bulan Ramadan, Jumat (11/5/2018) (TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN)

Baca: Fitri Dibentak Hakim di Persidangan, Terdakwa Pencurian Cuma Geleng-gelang Saat Ditanya hakim

Baca: PERTANDINGAN Persib Bandung Vs Borneo Fc, Simak Harga Tiket yang Dijual Hanya Via Online

Baca: Buron 7 Tahun, Pelaku yang Tembak dan Bakar Korbannya di Desa Niaso, Muarojambi, Diringkus Polisi

Baca: Menyulam Kreatifitas dalam Fotografi, Komunitas Fotografi Bakti Sosial lewat Hunting Foto

Baca: Menyulam Kreatifitas dalam Fotografi, Komunitas Fotografi Bakti Sosial lewat Hunting Foto

 

“Kapan saja boleh. Mau menjelang puasa, sedang bulan puasa atau setelah bualan puasa, bebas saja. Lalu mengapa orang-orang kita sering berziarah kubur menjelang bulan puasa? Mungkin saja karena dia baru bisa libur pas mau puasa atau saat sedang bulan puasa. Bisa juga karena hatinya sedang lapang, ingin mengingat Allah maka pergilah di ke kubur, mau mengingat mati,” jelasnya.

Katanya, hal ini ada di kitab karangan seorang syekh tentang ziarah kubur.

Umat Muslim melakukan ziarah kubur di tempat pemakaman umum (TPU) Panaikang, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (26/5/2017). Tradisi ziarah kubur rutin digelar umat muslim di Makassar setiap menjelang Bulan Suci Ramadan untuk mendoakan kerabat atau sanak saudara yang sudah meninggal. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Umat Muslim melakukan ziarah kubur di tempat pemakaman umum (TPU) Panaikang, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (26/5/2017). Tradisi ziarah kubur rutin digelar umat muslim di Makassar setiap menjelang Bulan Suci Ramadan untuk mendoakan kerabat atau sanak saudara yang sudah meninggal. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Lalu ada lagi pertanyaan, apakah berziarah kubur menjelang bulan puasa pernah dilakukan Nabi Muhammad?

Jawabnya, tidak semua perbuatan yang tidak dilakukan Nabi Muhammad lantas tak bisa pula kita lakukan.

Contoh, membaca ayat Kursi di empat sudut rumah ketika memasuki rumah.

Baca: Najwa Shihab Berani Sindir Setya Novanto yang Kepergok di Restoran Padang, Ungkap Skandal Masa Lalu

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved