SADIS! Lihat Alat Kelamin Berbeda, Dokter Bunuh dan Mutilasi Pacar Saat Berhubungan Intim

Seorang dokter di Rusia mengaku telah membunuh dan memutilasi pacarnya setelah mengetahui bahwa si pacar ternyata bukan seorang perempuan.

Ilustrasi 

Aziz tak tahan dengan suara percekcokan yang terdengar cukup kencang itu, berinisiatif menegur korban lantaran saat itu waktu telah menunjukkan pukul 22.00 WIB.

"Diingatkankan Aziz tapi korban tak terima, korban malah bilang ini bukan urusan kamu,"

Tak cuma membantah teguran Aziz, ungkap Gupuh, tanpa diduga korban justru melayangkan sebuah tamparan ke arah pipinya.

"Tak terima, Aziz juga membalas," ungkapnya.

Mungkin rasa sakit hati korban begitu meluap-luap, sebilah golok sepanjang sekitar 10 sentimeter yang tergeletak di sebuah tempat duduk atau bale di depan warung, langsung di ambil korban untuk disabetkan ke arah Aziz.

"Korban itu malah mengambil golok. Lalu diayunkan ke arah Aziz. Tapi Aziz bisa menangkis," lanjutnya.

Usai menangkis, Aziz yang berupaya merebut golok dari tangan korban, ternyata berhasil.

Setelah senjata golok telah berpindah tangan, Aziz yang berbalik menyabetkan golok tersebut ke arah korban.

Sabetan pertama meski tak langsung menumbangkan korban, namun sabetan Aziz mampu mengenai lengan kiri korban.

"Kemudian korban jatuh tertelungkup, lalu teriak-teriak, saat itulah Aziz berkali-kali menyabet golok," katanya.

Lalu apa peran Aris dalam pembunuhan tersebut?

Gupuh menerangkan, bersamaan dengan aksi Aziz yang kalap bertubi-tubi mengibaskan sabetan, Aris muncul membantunya menyumpal mulut korban hingga meregang nyawa.

"Jadi mulut korban disumpal, makanya hasil otopsi menunjukkan korban mati karena kehabisan nafas," jelasnya.

Setelah korban dipastikan tumbang tak bernyawa, kedua pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan cara membuang mayat ke suatu tempat.

Hingga akhirnya muncullah peristiwa penemuan mayat dalam koper tanpa kepala di Blitar yang akhirnya membuat kasus sadis ini terungkap.

Polda Jatim akhirnya bisa meringkus dua pelaku pembunuhan disertai mutilasi pada Guru Honorer asal Kediri Budi Hartanto.

Pelaku, Aris Sugianto (23) pelaku yang tertangkap di Jakarta, Kamis (11/4/2019) sore.

Ia merupakan warga Mangunan, Udanawu, Blitar.

Pelaku kedua, Azis Prakoso yang ditangkap di Kediri di hari yang sama pukul 20.00 WIB. Ia merupakan warga Jalan Merak, Ringinrejo, Kediri.

Sementara itu, dikutip dari Tribratanews, Wakapolda Jatim Brigjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H., memimpin pelaksanaan konferensi pers pengungkapan kasus mutilasi yang dimasukan ke dalam koper bertempat di Mapolda Jatim, Senin (15/4/19).

Wakapolda Jatim didampingi oleh Dirreskrimsus Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim, serta Kasubdit Jatanras.

Dalam keterangannya, Wakapolda Jatim menjelaskan tentang kejadian tersebut dimana Jatanras Polda Jatim telah berhasil mengungkap kasus mutilasi dengan korban Budi Hartanto.

Sedangkan dua tersangka Aris Sugianto dan Aziz Prakoso telah diamankan.

Menutur keterangan yang disampaikan diketahui bahwa kedua tersangka mengenal korban melalui aplikasi “Hornet” dan pada akhirnya menjalin hubungan asmara sejenis

Baca: KABAR TERBARU Kasus 4 Video Mesum Dugaan Perselingkuhan Kepala Dinas yang Dilaporkan Istri Sah

Baca: Dua Pekan Jelang Ramadan, Harga Ayam Daging Cabai Bawang di Pasar Keramat Tinggi Merangkak Naik

Baca: Sekda Sungai Penuh Pantau Pelaksanaan UNBK Hari Kedua, Ujian Lancar Tanpa Kendala

Baca: Moeldoko Pastikan Pertemuan Jokowi-Prabowo Tinggal Tunggu Waktu, Budi: Jangan Gertak Kami

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokter Bunuh dan Mutilasi Pacarnya Setelah Si Pacar Ketahuan Ganti Kelamin", https://internasional.kompas.com/read/2019/04/23/15461901/dokter-bunuh-dan-mutilasi-pacarnya-setelah-si-pacar-ketahuan-ganti?utm_campaign=Dlvrit&utm_source=Twitter&utm_medium=Social.

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved