Sejarah Indonesia
Didatangi Caleg, Kisah Penjaga Makam Soeharto Alami Hal Tak Biasa, Peziarah Pun Harus Taat 10 Aturan
Jenderal bintang lima ini sebenarnya berhak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, akan tetapi ia memilih untuk dimakamkan di Karanganyar
Penjaga makam ini mengaku pernah mengalami kisah mistis di Makam Soeharto.
Ia menceritakan sebuah peristiwa yang aneh terjadi kala makam Soeharto pertama kali digali.
"Hantaman linggis yang pertama menghujam, disusul hantaman yang kedua. Tepat pada hantaman linggis yang ketiga tiba-tiba duarrrrrr. Terdengar suara ledakan yang sangat keras bergema di atas kepala kami," tutur Sukirno dalam buku 'Pak Harto Untold Stories' halaman 344.
Menurutnya ledakan itu mirip suara bom.

Semua orang yang berada di Astana langsung menengadah ke atas mencari sumber dentuman itu.
Anehnya di sekeliling Astana tidak ada yang porak poranda akibat ledakan keras tersebut.
Ledakan tersebut hanya seolah bunyi keras yang tidak meninggalkan bekas.
"Alhamdulillah, ini mengisyaratkan bahwa Pak Harto benar-benar orang besar. Bumi mengisyaratkan penerimaannya terhadap jenazah beliau," ujar Bupati Begug kala itu.
10 Aturan Kunjungi Astana Giribangun
Sebuah komplek pemakaman yang asri dan berada di puncak bukit ini memiliki bangunan yang megah dengan unsur budaya Jawa yang kental.
Komplek pemakaman itu disebut dengan Astana Giri Bangun.
Berlokasi di Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, suasana asri di Giri Bangun ini ditambah pula dengan sejuknya udara dan kabut tipis yang turun saat hari menjelang sore.
Dalam bangunan pendopo besar di tengah komplek ini, jasad Tien Soeharto dan sang suami, Soeharto disemayamkan.
Makam ini juga berada di komplek yang sama dengan Astana Mangadeg, sebuah komplek pemakaman para penguasa Mangkunegaran yang berada di bukit yang lebih tinggi.

Di Astana Mangadeg, ada makam Mangkunegaran I ataui Pangeran Sambernyawa, Mangkunegaran II dan Mangkunegaran III.