Selandia Baru Kirim Pasukan Khusus Demi Selamatkan Louisa Akavi, Perawat yang Ditawan Negara ISIS

Selandia Baru mengumumkan mereka mengerahkan pasukan khusus untuk mencari dan menyelamatkan seorang perawat yang ditawan Negara ISIS

Selandia Baru  Kirim Pasukan Khusus Demi Selamatkan Louisa Akavi, Perawat yang Ditawan Negara ISIS
Reddit
Pasukan Khusus Selandia Baru 

Pengamatan ini menunjukkan dia sudah tidak lagi ditempatkan dalam sel.

Baca: Ayu Ting Ting Tunjuk-tunjuk Muka Ivan Gunawan Bikin Ruben Onsu Terdiam, Sebut Soal Nafsu & Pelukan

Baca: (VIDEO) Menantu Siram Pertalite, Ibu Mertua Lari Keluar Rumah saat Tubuh Terbakar sempat Ucap Ini

Baca: Kesepakatan Belum Berjalan Efektif, Dishub Tanjab Timur Sebut Masih Tahap Sosialisasi

Baca: VIDEO dan Foto Lengkap Presiden Joko Widodo Umroh, Kaesang Ikut Bertemu Raja Salman -

Baca: Tak Bayar Rp 1 Miliar! Baim Wong Disomasi Manajemen Artis, Suami Paula Verhoeven Melanggar Pekerjaan

Sementara nasib Bakdounes dan Rajab yang berstatus sebagai sopir perawat 62 tahun yang sudah melakoni 17 misi kemanusiaan itu hingga kini masih belum diketahui.

Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Winston Peters menuturkan informasi penculikan sengaja tidak dirilis karena khawatir nasib ketiganya bakal berakhir lebih buruk.

Karena yakin masih hidup itulah, Peters yang juga Menteri Luar Negeri menjelaskan mereka menerjunkan tim kecil pasukan khusus untuk melacak lokasinya.

Pasukan Operasi Khusus Selandia Baru telah mengunjungi sejumlah titik di Suriah dari waktu ke waktu.

Mereka mencari perkembangan informasi mengenai Akavi.

"Tim non-kombat ini bakal memfokuskan diri menemukan lokasi Akavi disekap.

Kami akan mencari peluang terbaik jika bisa mengeluarkannya," papar Peters.

Sementara Direktur Operasi Palang Merah Dominik Stillhart mengatakan agar siapa pun yang bisa memberitahukan keberadaan Akavi agar bisa menghampiri pihaknya.

Dalam wawancara dengan media Selandia Baru pada 2010, Akavi memaparkan awalnya dia merasa pekerjaannya berat.

Halaman
123
Editor: heri prihartono
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved