Pilpres 2019

Pilih Mana Gaya Kampanye Capres Jokowi dan Prabowo Saat Kampanye, Antara 'Kalem' dan 'Emosional'

Kedua calon menyuguhkan gaya kontras. Joko Widodo dinilai bergaya kalem sedangkan Prabowo Subianto dianggap lebih emosional.

Pilih Mana Gaya Kampanye Capres Jokowi dan Prabowo Saat Kampanye, Antara 'Kalem' dan 'Emosional'
Tribunstyle.com/ Source: Facebook Capres Cawapres 2019
Survei Pilpres 2019, Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Masih Kalah di 6 Lembaga Survei Ini 

"Proposional saja, ada guyonnya," kata Anggawira dari Partai Gerindra, partai yang mengusung Prabowo, tentang aksi gebrak podium.

Ia membantah bahwa Prabowo emosional.

"Dalam koridor yang harus dipahami sebagai sebuah ekspresi oke-oke saja," lanjut Anggawira menjawab pertanyaan tentang diksi ndasmu dan bajingan yang terlontar dari Prabowo. "Sudah lebih humanislah."

Baca: Lima Pria Muda Indonesia Jadi Gigolo di Malaysia, Ditangkap Imigrasi di Hotel Tanpa Busana

Di kubu lain, capres petahana Joko Widodo menyambut "kemarahan" Prabowo dalam kampanye dengan kalimat-kalimat sindiran.

Dalam kampanye maraton yang di sejumlah daerah, Jokowi mengatakan, pemilu harus gembira atau jangan suka ada yang marah-marah.

Juru bicara tim kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Lena Maryana Mukti, mengklaim Joko Widodo sejak awal, bahkan sejak pemilu 2014, telah menyampaikan narasi yang sama.

Ia menjelaskan apa yang disampaikan Jokowi tak semata-mata merespons gaya Prabowo.

"Jauh sebelum ada kasus yang dipertontonkan Pak Prabowo kan (Jokowi) sudah mengajak bahwa pemilu ini adalah adu gagasan, adu program, pemilu yang menggembirakan, bukan yang menakut-nakuti," kata Lena.

Asli atau dibuat-buat?

Benarkah karakter kedua capres sebagaimana yang ditampilkan dalam kampanye?

Halaman
1234
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved