Terkendala Listrik dan Jaringan Internet, 40 Sekolah di Muarojambi Tak Bisa Laksanakan UNBK
Permasalahan listrik dan jaringan internet menjadi kendala utama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Muarojambi.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Permasalahan listrik dan jaringan internet menjadi kendala utama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Muarojambi.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muarojambi, Kasyful Iman.
Ia mengatakan bahwa dalam pelaksanaan UNBK SMP di Kabupaten Muarojambi tidak semuanya menggunakan sistem UNBK. Masih ada 40 sekolah yang tidak melaksanakan UNBK sehingga diganti menggunakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).
Hal ini terkendala karena listrik dan juga server dalam pelaksanaan UNBK. Tidak hanya itu, jumlah unit komputer di sekolah-sekolah juga menjadi faktor utama di 40 sekolah yang belum menggunakan UNBK.
“Jadi 40 sekolah itu menggunakan UNKP. Karena memang itu kendala di fasilitas komputer. Selain itu juga sekolah yang bersangkutan belum siap di listriknya, di jaringannya juga,” sebutnya.
Baca: Rekaman CCTV Mengungkap Kasus Suami Bunuh Istri di Sengeti Jambi
Baca: Berkas Narkotika Dinyatakan Lengkap, Sipir Lapas Klas II A Jambi Dijerat Pasal Pencucian Uang
Baca: Curi Mesin Tempel, Jamal Terancam Dua Tahun Penjara, Nasibnya Ditentukan Besok
Baca: Hampir Setengah Juta Surat Suara di Jambi Rusak, Bawaslu Jambi Sebut Paling Banyak di Kota Jambi
Baca: Firasat Aneh Sebelum Imam Masjid di Jambi ini Dibunuh, Beli Selang Air dan Minta Keluarganya Kumpul
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa kendala yang paling utama adalah permasalahan unit komputer. Menurutnya pengadaan komputer untuk skala besar menggunakan dana DAK.
“Cuma itu tergantung dari pusat, jadi sekarang paling sekolah itu bertahap dalam melakukan pembelian. Dan kita upayakan juga kedepan bisa bertambah lagi yang menggunakan UNBK,” sebutnya.
Sementara itu, terkait dengan proses pendistribusian soal dalam pelaksaan UNBK yang akan digelar pada 22-25 April mendatang. Pihaknya akan mengawal dalam proses pendistribusian, sehingga dapat di pastikan tidak ada kebocoran soal.
“Insyaallah nanti dalam pendistribusian tidak ada kendala. Harapan kita jangan ini menjadi hambatan anak-anak dalam ujian,” harapnya.