Rekaman CCTV Mengungkap Kasus Suami Bunuh Istri di Sengeti Jambi

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Muarojambi juga menghadirkan saksi ahli yakni dokter RS Ahmad Ripin.

Rekaman CCTV Mengungkap Kasus Suami Bunuh Istri di Sengeti Jambi
Tribunjambi/Samsul Bahri
JPU Kejari Muarojambi, Zulfadli. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Muarojambi juga menghadirkan saksi ahli yakni  dokter RS Ahmad Ripin untuk mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan Alex.

Siti dan Sri, keduanya merupakan dokter yang melakukan visum terhadap korban Yuliana yang tewas di tangan terdakwa Muhammad Salman Gusti alias Alex yang tidak lain suaminya. Keduanya hanya menerangkan bagian-bagian luka yang dialami oleh Yuliana.

"Ada luka lebam pada kedua mata, bagian wajah, bagian dada, dan bagian kepala. Berdasarkan visum, kemungkinan meninggalnya dua jam setelah di bawa ke rumah sakit," terang keduanya.

Baca: Usai Bunuh Istrinya, Alex Sempat Servis Motor di Bengkel dan Ngobrol Soal Burung

Baca: Firasat Aneh Sebelum Imam Masjid di Jambi ini Dibunuh, Beli Selang Air dan Minta Keluarganya Kumpul

Baca: 5 Parpol Tak Bisa Ikut Pemilu 2019 di Jambi, Gara-garanya Tak Laporkan Dana Awal Kampanye

Baca: Berkas Narkotika Dinyatakan Lengkap, Sipir Lapas Klas II A Jambi Dijerat Pasal Pencucian Uang

Baca: Curi Mesin Tempel, Jamal Terancam Dua Tahun Penjara, Nasibnya Ditentukan Besok

Selain menghadirkan saksi, JPU Kejari Muarojambi, Zulfadli juga memaparkan alat bukti pendukung dalam penyelesaian perkara ini. Adapun JPU menampilkan bukti rekaman CCTV.

"Untuk poin tadi kita tunjukan di depan persidangan alat bukti berupa CCTV yang kita ambil dari Rumah Makan sederhana. Kita tampilkan di depan majelis dan terdakwa," ujarnya.

"Bahwa ada keterangan persesuaian antara keterangan saksi Sadam bahwa ada visual gambar bahwa Sadam mendatangi TKP dan tidak lama kemudian berikutnya terdakwa melintas menggunakan motor Beat hitam dengan helm merah dengan jaket biru sesuai dengan CCTV yang kita tampilkan tadi," pungkasnya.

Sementara itu, terhadap bukti CCTV yang ditampilkan, Zulfadli mengatakan bahwa terdakwa ingin menyangkal bahwa itu dirinya. Selain itu ia juga ingin mengetahui siapa yang lewat menggunakan motor beat warna hitam.

"Sampai saat ini terdakwa juga belum mengakuit terhadap fakta-fakta dalam persidangan. Kita lihat nanti seperti apa lanjutan dalam persidangan," jelasnya.

Baca: Hampir Setengah Juta Surat Suara di Jambi Rusak, Bawaslu Jambi Sebut Paling Banyak di Kota Jambi

Baca: Gara-gara Beli Motor Curian, NI Harus Setahun Hidup di Penjara Bungo

Baca: Dukung Program Peningkatan Inklusi Keuangan OJK, Astra Resmikan Bank Wakaf Mikro Ketiga di Jambi

Baca: Dana Desa Rp 98 Miliar Tertahan di Batanghari, 110 Desa Belum Satupun Laporkan APBDes ke Bakeuda

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved