Azwar Syam Menampar Prabowo Subianto Berkali-kali, Kisah Guru dan Murid Bertemu di Palu

Azwar Syam menampar Prabowo Subianto berkali-kali. Sosok ini pernah menjabat sebagai Ketua Golkar pada masa Orde Baru.

Editor: Duanto AS
IST
Prabowo Subianto Muda 

Azwar Syam menampar Prabowo Subianto berkali-kali. Sosok ini pernah menjabat sebagai Ketua Golkar pada masa Orde Baru.

TRIBUJAMBI.COM - Azwar Syam menampar Prabowo Subianto.

Azwar Syam merupakan seorang pensiunan TNI Angkatan Laut.

Sosok inilah yang berani menampar Prabowo Subianto.

Kisah tamparan Azwar Syam ini terjadi saat Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (25/2/2017).

Melansir dari Kompas.com, reaksi Prabowo Subianto tak marah ketika pipinya ditampar Azwar Syam.

Justru menurut sumber tersebut, Prabowo Subianto malah rindu dengan tamparan Azwar Syam.

Baca Juga

 Daftar Kenaikan Gaji PNS dan TNI yang Keluar Pada April 2019, Sudah Diteken Presiden

 Kencan Dulu Baru Bunuh, Terkuak Alasan Seorang Dosen Doktor di UNM Bunuh Siti Zulaeha

 Siapa yang Bertanggungjawab, Pacaran di Tempat Sepi, Mahasiswi Diperkosa 2 Pria Tak Dikenal?

 Fakta di Balik Pembunuhan Pendeta Melinda Zidemi, Perempuan Muda yang akan Menikah di Bulan Juni

Sosok Azwar Syam adalah guru Prabowo Subianto saat di Akademi Angkatan Bersenjata RI atau Akabri.

Saking rindunya dengan tamparan Azwar Syam, Prabowo Subianto meminta gurunya itu untuk menamparnya.

Saat akhir 1980-an, Azwar Syam dipindah tugaskan ke Palu sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Sospol Provinsi Sulteng.

Pelatih mantan Danjen Kopassus itu, sempat terjun ke dunia politik.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua Golkar pada masa Orde Baru.

Menurut Prabowo Subianto, Azwar Syam adalah pelatih yang paling keras terhadap anak didiknya.

ISTIMEWA
Prabowo Subianto
ISTIMEWA Prabowo Subianto ()

Namun, sikap kerasnya Azwar Syam bukan tanpa sebab.

Ia melakukan itu untuk menanamkan sikap disiplin terhadap anak didiknya.

Azwar Syam mengatakan dulu ia berkali-kali menampar Prabowo Subianto.

Ketika semua taruna Akabri tengah apel, salah seorang di antara mereka datang terlambat.

Lantas Azwar Syam menghukum Prabowo Subianto selaku komandan regu.

Menurut Azwar Syam, Prabowo Subianto harus dihukum berat karena dianggap tak mampu mengurus anak buahnya.

Berbagai hukuman dikenakan kepada Prabowo Subianto termasuk tamparan.

"Tamparan itu bukan hanya sekali-dua kali, tetapi berkali-kali," ucapnya.

Kini, Azwar Syam menjadi tenaga pengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik Palu.

Ia mengajar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.

Pilih Karier Militer

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghabiskan masa kecilnya di luar negeri.

Adapun Prabowo semasa kecil kerap berpindah-pindah tempat dari satu negara ke negara lainnya.

Sebelum kembali ke Indonesia saat usianya 16 tahun, Prabowo Subianto telah menamatkan sekolah menengah atasnya di American School, Inggris.

Pada tahun 1970, Prabowo Subianto memutuskan untuk masuk Akademi Militer Nasional (AMN) yang ada di Magelang, Jawa Tengah.

Melansir dari prabowosubianto.info, saat itu Prabowo Subianto disponsori Kepala Intelijen Negara yang saat itu dijabat oleh Sutopo Juwono.

Setelah masuk dunia militer, Prabowo Subianto mengenal strategi bertahan hidup, strategi perang, dan penggunaan alutsista.

Saat itu Prabowo Subianto lebih memilih berkarier di militer daripada meneruskan pendidikannya di Amerika.

Padahal saat itu Prabowo Subianto sudah diterima di University of Colorado dan George Washington University.

Setelah empat tahun ditempa di AMN, Prabowo Subianto dinyatakan lulus.

Dua tahun kemudian, Prabowo Subianto bergabung dengan pasukan cikal bakal Kopasssus, yakni Kopassandha.

Setelah bergabung di Kopassus, karier Prabowo Subianto mulai melejit.

Pada 1976, Prabowo Subianto berhasil menjadi Komandan Peleton Para Komando Grup-1 Kopassandha.

Hanya berjarak satu tahun, Prabowo Subianto menjadi Komandan Kompi Para Komando Grup-1 Kopassandha.

Lalu Prabowo Subianto menikahi anak Soeharto, Siti Hediati Heriyadi atau titiek Soeharto.

Saat itu, Soeharto masih menjabat sebagai presiden.

Setelah menikah, karier militer Prabowo Subianto makin moncer.

Ia berhasil menjadi Wakil Komandan Detasemen-81 Kopassus.

Detasemen-81 adalah pasukan elite terbaik TNI. Keahliannya pun tidak banyak dipaparkan ke publik.

Pada 1985 hingga 1987, Prabowo Subianto menjadi Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad.

Tak hanya sampai di situ, Prabowo Subianto promosi jadi Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 pada 1987-1991.

Yang terakhir, Prabowo Subianto berhasil menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI pada 1998.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Azwar Syam, Sosok yang Berkali-kali Tampar Prabowo Subianto, Punya Cerita Saat Masih di Akabri

Subscribe Youtube

 Cinta Segitiga dan Foto Syur Dian Mardiani, Sabar Manullang Hajar Jufrizal hingga Dijemput Maut

 Foto Bersama Siti Zulaeha dan Dosen UNM Tersangka Pembunuhan Sadis Beredar, Badan Miring

 Cara Unik Tawar Menawar Rian Subroto, Akhirnya Deal Vanessa Angel dan Avriellya Rp 135 Juta

 Nama Asli Irish Bella Terungkap, Susah Disebutkan, Netizen Bingung Bagaimana Ammar Zoni saat Akad

 VIDEO: Segini Mesranya Saat Liburan di Swiss, Ternyata Syahrini & Reino Barack Belum Bulan Madu!

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved