1000 Karcis Perhari untuk Truk Bermuatan, Batanghari Optimis Target PAD Retribusi Terminal Tercapai

1000 Karcis Perhari untuk Truk Bermuatan, Batanghari Optimis Target PAD Retribusi Terminal Tercapai

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Aktifitas buruh bongkar muat sawit di Desa Kinangan Kabupaten Batanghari. Kamis (26/10). 

1000 Karcis Perhari untuk Truk Bermuatan, Batanghari Optimis Target PAD Retribusi Terminal Tercapai

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Hingga Februari 2019, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batanghari, telah mengumpulkan pendapatan dari retribusi terminal angkutan barang dan sewa kios sebesar Rp213 juta lebih.

Pendapatan tersebut merupakan lebih kurang 20 persen dari target realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019 sebesar Rp 1,2 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Penataan Lalu Lintas dan Terminal, Dwi Wasto Asmi, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, target tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 900 juta.

Baca: Ketemu Puluhan Sopir, Bupati Tanjab Timur Minta Semua Truk Sawit Distandarkan, Terakhir 1 April

Baca: Sempat Ditertawai, Pasca Debat Infrastruktur Langit Kyai Maruf Amin jadi Trending Topic di Twitter

Baca: Hari Minggu Besok, Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Akan Padam Total, Ini Jadwal Waktunya

Meski demikian kata Dwi, target PAD tahun lalu dari retribusi terminal angkutan barang Muara Bulian, hanya mencapai 92 persen.

"Tahun lalu tak tercapai karena terminal sempat tutup selama 42 hari. Lantaran ada isu pungli, cuaca dan hari raya lebaran," terang Dwi Wasto, Jumat (22/3/2019).

Tahun ini kata Dwi Wasto, pihaknya optimis target PAD dari retribusi terminal, bakal tercapai 100 persen, walau ada hari libur dan cuaca yang tidak menentu.

Warga Tukum Satu Sirih Sekapur, Jujuhan, dihebohkan dengan terbaliknya satu unit truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.
Warga Tukum Satu Sirih Sekapur, Jujuhan, dihebohkan dengan terbaliknya satu unit truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. (IST)

"Ini sudah kita targetkan dan sudah kita hitung walau ada hari libur sekalipun. Optimis tercapai," ujarnya.

Keoptimisan Dwi Wasto itu, disebutkannya dalam sehari pihaknya bisa mendapatkan Rp 3,5 - Rp 4 juta lebih dari truk bermuatan batu bara dan muatan lainnya.

"Itu dikalikan saja selama setahun," ujarnya.

Baca: VIDEO: BNN Provinsi Jambi Adakan Jambore Sepeda Sehat Generasi Milenial Anti Narkoba

Baca: NOBAR SEKARANG! Live Streaming Timnas U-23 Indonesia vs Thailand, Kualifikasi Piala Asia U-23 2020

Baca: Disodorin 4 Foto Artis, Bule Ganteng Ini Pilih Nikahi Luna Maya dari Pada Syahrini, Ini Alasannya

Dalam sehari, kata Dwi, pihaknya bisa mengeluarkan 1.000 karcis untuk truk bermuatan yang melintas masuk ke Kabupaten Batanghari.

Dengan biaya Rp 5.000 per karcis, katanya pula, tak jarang petugas jaga di terminal itu ribut dengan sopir angkutan batu bara yang kerap bayar dibawah nominal itu.

"Bahkan tak jarang yang main lewat saja alias tak bayar. Di situ petugas sering ribut dengan sopir,"

Baca: Pemancingan Jatayu, Modal Rp 40 Ribu Bisa Bawa Pulang Semua Hasil Pancingan, Ada Ikan Mas dan Patin

Baca: Kedapatan Miliki 5 Butir Ekstasi dan Sabu, Didi Divonis 7 Tahun Penjara

Beberapa waktu lalu, Dishub Kabupaten Batanghari diterpa isu pungli di terminal tersebut. Sehingga membuat lebih kurang selama satu bulan, aktivitas di terminal di setop.

Dwi menegaskan, saat ini sudah tidak ada lagi anggotanya yang berada di sana bermain pungli.

"Saya tegaskan tidak ada. Anggota yang nakal bakal kita tindak jika terbukti," jelasnya. 

1000 Karcis Perhari untuk Truk Bermuatan, Batanghari Optimis Target PAD Retribusi Terminal Tercapai (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved