Pilpres 2019

SURVEI LSI : Pemilih Golput Akan Berpengaruh Pada Perolehan Suara Pasangan Capres Jokowi Ma'ruf

Lembaga penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, merilis hasil survei terbaru terkait golongan putih (golput) di Pilpres 2019.

SURVEI LSI : Pemilih Golput Akan Berpengaruh Pada Perolehan Suara Pasangan Capres Jokowi Ma'ruf
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman dalan rilis 'Siapa Dirugikan Golput: Jokowi atau Prabowo?' di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM- Pemilih Golongan Putih (Golput) ternyata punya pengaruh terhadap pemilihan presiden 2019.

Disebutkan jika pemilih Golput banyak pada pemilihan presiden 2019 mendatang, maka salah satu calon pasangan presiden akan dirugikan.

Golput bahkan akan berpengaruh pada perolehan suara petahana pasangan Jokowi-Maruf.

Lembaga penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, merilis hasil survei terbaru terkait golongan putih (golput) di Pilpres 2019.

Baca: Siapkan Anggaran Rp77 Miliar Lebih, TTP ASN di Pemkab Batanghari Bakal Dibayar Bulan Ini

Baca: Lowongan Kerja 2019 - PT KAI Butuh Lulusan SMA/K untuk Posisi Pramugari/a, Ini Link Syarat & Tahapan

Baca: Kemenangan Andrea Dovizioso Dikecam! Ducati Dituding Gunakan Komponen Ilegal Pada Balapan MotoGP

Survei yang dilakukan 18-25 Februari 2019 terhadap 1.200 responden menunjukkan golput bisa membawa kerugian bagi kedua kubu yang tengah berkompetisi.

Elektabilitas pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin meskipun unggul 27,8 persen atas pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga, nyatanya masih belum aman.

Baca: Lamar Zaskia Gotik Tapi Ditolak, Nassar Curhat, Ini Kronologis Saat Banjir Air Mata

Baca: Sebentar Lagi Dana Desa Bakal Cair, Ini Persyaratan yang Harus Dituntaskan

Sebab, jika berkaca dari angka golput di 2014 mencapai 30,42 persen.

Pasangan nomor urut 01 juga terbilang paling banyak dirugikan jika angka golput tinggi.

Salah satunya, di segmen pemilih minoritas.

Jokowi-Ma'ruf sudah unggul 68,7 persen, yakni 80,3 persen berbanding 11,6 persen milik Prabowo-Sandi. Namun, jika banyak terjadi golput maka pemilih Jokowi akan berkurang.

Halaman
12
Editor: andika arnoldy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved