Kisah Militer

Jenderal TNI Beri 'Teguran Maut' Presiden hingga Dicopot, 20 Tahun Kemudian Soeharto Mengakuinya

Teguran maut Jenderal TNI rupanya membangkitkan kemarahan Soeharto. Namun, 20 tahun kemudian Soeharto mengakuinya.

Jenderal TNI Beri 'Teguran Maut' Presiden hingga Dicopot, 20 Tahun Kemudian Soeharto Mengakuinya
(cdn.radionetherlands.nl)
Benny Moerdani. 

Teguran maut Jenderal TNI rupanya membangkitkan kemarahan Soeharto. Namun, 20 tahun kemudian Soeharto mengakuinya.

TRIBUNJAMBI.COM - Jenderal TNI ini dengan berani menegur Presiden Soeharto. Beberapa kalimat yang terlontar itu rupanya mendapat tanggapan sangat serius di kemudian hari.

Benny Moerdani mungkin satu-satunya orang yang berani melayangkan 'teguran maut' ke presiden.

Sosok Benny Moerdani yang juga legenda Kopassus ini memang unik dibanding perwira tinggi lainnya.

Pria yang kerap disebut sebagai 'raja intel' berkepribadian keras, pernah membuat geram presiden.

Ada banyak cerita tentang Soeharto sebagai Presiden RI ke-2, namun jarang yang mengetahui kisah ini.

Benny Moerdani dan Soeharto sudah menjalin hubungan yang akrab, sejak masih berpangkat Kapten TNI AD dan menjadi anggota RPKAD (sekarang Kopassus).

Dalam buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap, Tempo, PT Gramedia, 2015 dan Benny Moerdani Profil Prajurit Negarawan, Julius Pour, Yayasan Kejuangan Panglima Sudirman 1993, hubungan dua tokoh itu diulas dengan menarik.

Hubungan itu dimulai sejak era 1960-an, saat Soeharto sudah berpangkat Mayor Jenderal.

Soeharto sangat mengagumi Benny karena piawai dalam strategi tempur.
Selain itu, Benny cerdas dalam memecahkan masalah secara intelijen.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved