Pilpres 2019
Bongkar Strategi Jokowi, Ketum Golkar Airlangga Hartanto Sebut Prabowo Tak Punya Rencana Strategis.
"Saya yakin kalau 'kompetitor' bisa jadi tidak siap yang seperti ini. Ini program tahun 2020-2024," ujar Airlangga di DPP Golkar
Airlangga menjelaskan, fokus Jokowi juga menghadirkan kebijakan makroekonomi yang kondusif untuk mendukung pengembangan industri manufaktur
Tiga Kartu Sakti

Seperti Pemilu 2014 lalu, Pemilu tahun 2019 ini calon presiden nomor urut satu Jokowi-Ma'ruf juga berjanji akan mengheluarkan kartu -kartu.
Lalu banyak yang mempertanyakan seberapa jauh efektifitas penggunaan kartu-kartu tersebut.
Belum lagi soal anggaran keuangan untuk memfasilitasi kebutuhan kartu tersebut.
Jokowi telah menjelaskan program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, ketiga itu dirasa Jokowi belum cukup.
Baca: Tips Mengajak Anak Mendaki Gunung, Gita Sharing Pengalaman Ajak Shafira yang Masih 3 Tahun
Baca: Video Live Streaming Persib Bandung vs PS Tira Persikabo, Sabtu (2/3/2019), Kick Off 16.00 WIB
Baca: Nikmati Senja Sambil Ngopi dari Tempat Teratas Swiss-Belhotel, The View Tempat ngopi di Jambi
"Program PKH dan beras sejahtera, akan saya perkuat dengan program kartu sembako. Nanti akan ada kartu sembako murah," ujar Jokowi saat pidato kebangsaan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu (24/2/2019) malam.
Kemudian, Jokowi menyinggung soal bidang pendidikan yang harus dapat dinikmati seluruh anak-anak Indonesia.
Oleh sebab itu, KIP akan ditingkatkan menjadi Kartu Indonesia Pintar Kuliah.
"Artinya KIP kuliah akan dapat bantu biaya pendidikan, kalau KIP sekarang hanya sampai di SMA," papar Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan pemerintah sudah memperkuat menjalani penguatan sumber daya manusia yang berkualitas, setelah
"Untuk memperbaiki kualitas pembangunan di seluruh pelosok tanah air kita akan terus meningkatkan dana abadi pendidikan dan penelitian," ujarnya.