Breaking News:

Pilpres 2019

Bongkar Strategi Jokowi, Ketum Golkar Airlangga Hartanto Sebut Prabowo Tak Punya Rencana Strategis.

"Saya yakin kalau 'kompetitor' bisa jadi tidak siap yang seperti ini. Ini program tahun 2020-2024," ujar Airlangga di DPP Golkar

Editor: andika arnoldy
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto berjalan di luar ruang rapat sebelum memimpin jalanya rapat paripurna II Munaslub Golkar di Jakarta Covention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa (19/12/2017). Rapat paripurna Munaslub Golkar ini membahas padangan umum DPD I tiap-tiap provinsi. Nantinya akan ditentukan berbagai kebijakan-kebijakan yang ditentukan dan disetujui oleh peserta rapat. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membeberkan fokus Capres Nomor urut satu Joko Widodo jika terpilih kembali menjadi presiden.

Terdapat enam fokus kebijakan yang akan dilakoni lima tahun mendatang periode 2019-2024.

Bahkan Airlangga Hartarto, kompetitornya Prabowo Subianto tak siap untuk tahun 2020-2024.

Airlangga yang juga Menteri Perindustrian ini mengatakan, jika Jokowi kembali terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2019, maka program-program yang bakal dijalankan sudah jelas.

Baca: Gawat, Luna Maya Tiba-Tiba Unfollow Akun IG Syahrini dan Reino Barack

Baca: BUKA Puluhan Lowongan Kerja Jambi pada Maret 2019, Ini Daftar Nomor dan Alamat Perusahaan

Baca: Video Live Streaming Persib Bandung vs PS Tira Persikabo, Sabtu (2/3/2019), Kick Off 16.00 WIB

"Saya yakin kalau 'kompetitor' bisa jadi tidak siap yang seperti ini. Ini program tahun 2020-2024," ujar Airlangga di DPP Golkar, Jl Angrek Nely Murni, Slipi, Jumat (1/3/2019).

Airlangga menyampaikan, target pertumbuhan ekonomi pemerintah pada periode 2020-2024 berada pada kisran 5,4 persen hingga 6 persen.

"Policy empat tahun ke depan, Nawacita jilid II, sudah disiapkan oleh Pak Presiden," kata Airlangga.

Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, yang kini menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin.
Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, yang kini menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin. (KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA)

Airlangga menyebutkan fokus kebijakan yang digalakkan pemerintah, yakni bakal menyasar tiga target yakni meningkatkan produktivitas, meeningkatkan daya saing ekspor manufaktur, dan menguatkan industri hulu strategis.

Fokus kebijakan ini, katanya, akan didukung oleh enam langkah strategis.

Pertama, penguatan iklim investasi, keterbukaan perdagangan dan keterlibatan di dalam jaringan produksi global.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved