Pilpres 2019

Ungkap Alasan Dukung Jokowi, Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo Sebut Jokowi Lebih Perhatian

Keluarga Uno di Gorontalo sampaikan dukungan mereka untuk Capres no urut 1 Jokowi-Amin. Alasan dukungan karena Jokowi disebut mereka lebih perhatian

Editor: bandot
Bakal calon wakil presiden, Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri coffe morning bersama bakal calon legislatif dari partai koalisi di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Rabu (12/9/2018)(KOMPAS.com / ANDI HARTIK) 

TRIBUNJAMBI.COM - Keluarga Uno di Gorontalo sampaikan dukungan mereka untuk Capres no urut 1 Jokowi-Amin.

Alasan para kerabat Sandiaga Uno lebih mendukung Jokowi daripada Sandiaga Uno yang notabene kerabat mereka sendiri, Karena Jokowi dinilai lebih perhatian.

Dukungan disampaikan saat acara silaturahmi antara Jokowi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Gorontalo dan dibacakan Rudi Hartono Uno sebagai wakil keluarga Uno.

"Kami keluarga Uno, telah bersepakat untuk mendukung sekali lagi Pak Jokowi sebagai presiden," ujar Rudi di depan TKD Gorontalo, Kamis (28/2).

Rudi merupakan kerabat calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Rudi mengungkapkan alasan keluarga Uno mendukung Jokowi untuk memimpin satu periode lagi.

Salah satunya melihat kinerja Jokowi selama hampir lima tahun memimpin Indonesia.

pidato Jokowi jadi trending di twitter
pidato Jokowi jadi trending di twitter (ist)

Kata Rudi, selama periode tersebut telah banyak memberi perhatian terhadap pembangunan di Gorontalo.

Meski masih berkerabat dengan Sandiaga Uno, menurut Rudi, masalah kepentingan bangsa lebih di atas kepentingan keluarga.

"Dengan berat hati kami harus menyamapikan bahwa kepentingan bangsa dan negara sungguh jauh lebih penting, dari pada kepentingan keluarga," terang Rudi.

Baca: Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo Deklarasi Dukungan untuk Jokowi, Bongkar-bongkaran Alasan

Baca: Sindiran Jusuf Kalla Kalau Pak Jokowi Menang Tak Usah Khawatir, Kalau yang Sebelah Saya Tidak Tahu

Asal tahu saja, keluarga Uno merupakan salah satu marga keluarga yang terpandang di Gorontalo.

Persiapan Sandiaga Jelang Debat Cawapres

Jelang debat ketiga Pilpres 2019, Sandiaga Uno melakukan persiapan dengan meminta masukan dari sejumlah tokoh.

Sandiaga Uno menemui Pimpinan Yayasan Taman Siswa, Prof. Dr. Sri Edi Swasono dan Menteri Pemberdayaan Perempuan, Prof. Dr. Meutia Farida Hatta, Rabu (27/2/2019).

"Saya baru dapat masukan dari beberapa tokoh salah satunya Prof Sri Edi Swasono," ujar Sandiaga saat ditemui Kompas.com di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu.

Dalam pertemuan itum Sri Edi memberikan masukan tentang sistem pendidikan dan kesejahteraan pada guru, khususnya di sekolah swasta.

Sandiaga Uni juga mendapat masukan mengenai sistem koperasi yang harus dijalankan jika Prabowo-Sandiaga jika terpilih pada Pilpres 2019.

Hal lain yang juga dibahas dalam pertemuan itu adalah strategi dalam membuka lapangan kerja melalui program-program strategis yang menyentuh masyarakat.

"Beliau sangat tertarik dengan konsep unikop (unicorn koperasi) yang dikemukakan bahwa unicop adalah sebuah koperasi yang sudah menembus skala di atas Rp 1 triliun," kata Sandiaga.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Meutia Hatta, Sandiaga Uno mendapat masukan terkait perlindungan terhadap perempuan dan isu kesehatan.

Baca: Jelang Debat Ketiga Pilpres 2019, Ini Persiapan Maruf Amin dan Sandiaga Uno. Tak Kan Ubah Karakter

Baca: Survei Cyrus: Usai Debat, Selisih Elektabilitas Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga 20%. Ini Angkanya

Sandiaga mengatakan, Meutia Hatta memberikan masukan terkait pengelolaan BPJS Kesehatan agar dapat memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Juga Bu Meutia sampaikan bahwa perempuan adalah tonggak kekuatan bangsa kalau perempuan kuat, keluarga kuat. Kalau keluarga kuat, masyarakat kuat, kalau masyarakat kuat bangsa kuat," kata Sandiaga.

Terkait isu pendidikan, Sandiaga mengatakan, dirinya akan bertukar pikiran dan meminta masukan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sandiaga Uno dan Istri
Sandiaga Uno dan Istri (istimewa)

"Saya akan bertukar pikiran dan dapat masukan dari salah satu pakar pendidikan yang kebetulan mantan mitra saya di DKI, Pak Anies Baswedan," ujar Sandiaga.

"Beliau akan berikan masukan juga. Saya tentunya merasa terhormat dapat banyak masukan dari banyak pakar. Mereka titipkan pesan pendidikan yang lebih baik," kata dia.

Sandiaga mengatakan, dirinya dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

 Ia juga berjanji akan menyetarakan sistem pendidikan di sekolah swasta dan menyejahterakan guru.

"Kami sudah luncurkan di visi Indonesia Menang bahwa pendidikan di Indonesia harus tuntas, berkualitas, harus bekarakter bukan hanya kedepankan kecerdasan dari peserta didik tapi juga memastikan mereka berahlakul karimah," kata Sandiaga.

Hasil survei Cyrus Network

Cyrus Network melakukan survei terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden berdasarkan top of mind pada 18-23 Januari 2019 lalu.  

Hasilnya, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebesar 55,2%.

Sedangkan, pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 36%.

Responden disodori pertanyaan "Jika Pemilihan Presiden dilaksanakan hari ini, menurut anda siapakah yang paling layak dipilih?"

Pasangan Calon Presiden 2019 Jokowi - Maruf Amin vs Prabowo Subianto - Sandiaga Uno
Pasangan Calon Presiden 2019 Jokowi - Maruf Amin vs Prabowo Subianto - Sandiaga Uno (TribunStyle.com/ tvOne)

"Habis debat pertama itu, kalau top of mind yang spontan tanpa disebutkan pilihan, itu Jokowi-Ma'ruf 55,2% dan Prabowo-Sandi 36%," kata Chief Executive Officer (CEO) Cyrus Network, Hasan Nasbi dalam paparan survei di Hotel Akmani, Jakarta, Kamis (28/2) sore.

Sementara, sisanya belum memutuskan atau tidak menjawab.

Hasil yang tak jauh berbeda juga ditunjukkan dalam simulasi kertas suara.

Responden disodori pertanyaan, "Jika Anda saat ini sedang berada dalam tempat pemungutan suara dan di depan ada kertas suara dengan pasangan capres-cawapres seperti di bawah ini, siapa yang akan dipilih?"

"Kalau diberikan kertas suara, ya kira-kira Jokowi-Ma'ruf Amin 57,5% dan Prabowo-Sandiaga sekitar 37,2%, dengan jarak (selisih) sekarang 20%. Lainnya belum memutuskan dan tidak menjawab," katanya.  

Baca: Misteri Supersemar - Kontroversi hingga Tiga Salinan Supersemar yang Beredar, Mana yang Asli?

Baca: Jadwal Liga Italia Pekan ke 26 Jumat-Senin (1-4/3/2019) - Derbi Lazio vs AS Roma, Napoli vs Juventus

Baca: Ayah Buruh & Ibu Petani, Haru Usaha Mereka Kuliahkan Rina Muharrami yang Meninggal Sebelum Wisuda

Baca: Ariel NOAH Ditolak Pevita Pearce? Ternyata Ini Latar Belakang Keluarga Dua Artis Ngetop Itu

Baca: Ini Bocoran Penampilan Syahrini di Akad Nikah? Syahrini & Reino Kompak Bikin Caption #EnergyOfAkad

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved