Bayi Lahir dari Jenazah Ibu yang Telah Meninggal 13 Minggu, Allah Maha Besar

Ajaibnya, bayi ini lahir dari jenazah seorang ibu yang telah meninggal selama 13 minggu. Kejadian ini benar-benar terjadi.

Editor: Duanto AS
Express
Para petugas medis menyelamatkan bayi dari rahim wanita yang sudah meninggal 13 minggu. 

Setelah minggu ke-20, keluarga wanita ini mendorong staf untuk melakukan perawatan intensif. Namun kondisi ibunya semakin memburuk.

Meski demikian, dia dirawat dengan baik, para perawat juga berbicara pada janin secara teratur dan memutar radio sepanjang hari.

Hal itu dimaksudkan untuk menjaga bayi supaya terus mendengar suara manusia dan musik, sementara ayah dan kakek neneknya membelai perutnya dan berbicara padanya.

Hingga akhirnya saat-saat membahagiakan terjadi ketika operasi caesar dilakukan, di mana bayi ini dilahirkan dengan aman setelah 27 minggu.

Express
Bayi ini akhirnya berhasil di keluarkan dari janin sang ibu.
Express Bayi ini akhirnya berhasil di keluarkan dari janin sang ibu. ()

Setelah itu, 10 hari kemudian, bayi yang dikeluarkan dari janin ini bergabung dan bisa dirawat oleh keluarganya.

Pasca operasi caesar dokter harus memilih antara beberapa opsi. Yang pertama mematikan ventilasi mekanin dan dukungan jantung.

Hal ini akan menyebabkan jantungnya berhenti total. Atau yang kedua, wanita ini dibiarkan dalam kondisinya ini meski ia tidak mungkin hidup kembali.

Namun, pihak keluarga justu memberikan pilihan yang bijak, mereka mengikhlaskan wanita ini meninggal.

Akan tetapi, mereka berharap bisa menyelamatkan banyak nyawa dengan tubuhnya. Oleh karena itu mereka menawarkan hati, ginjal, pankreas, dan jantungnya untuk dikeluuarkan dari tubuh ibu dan ditawarkan untuk transplantasi.

Dua dari lima organ tersebut kemudian diterima oleh pasien, dan mereka berharap itu bisa menyelamatkan nyawa lainnya.

"Fakta bahwa setelah 92 hari mati otak kita dapat menggunakan organ ibu dan, dengan organ itu, kita bisa menyelamatkan empat nyawa orang lain adalah bukti bahwa teknik medis abad ke-21 mampu menyelamatkan organ-organ penting di kondisi sempurna lama setelah kematian otak," kata Prof Balla.

Source: Express/Intisari online

IKUTI KAMI DI IG

 Kepedihan Luna Maya, Perlakuan Reino Barack Selama 5 Tahun Pacaran hingga Beri Tulisan Terakhir

 5 Pria Mantan Pacar Luna Maya, Ternyata Ini Penyebab Hubungan Asmara Selalu Berakhir Kepedihan

 Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo Deklarasi Dukungan untuk Jokowi, Bongkar-bongkaran Alasan

 Ahmad Dhani Ogah Tandatangani Perpanjangan Masa Tahanan, Kuasa Hukum Sebut Pelanggaran HAM

 Kecelakaan Maut Toyota Fortuner Tabrak Tronton, Hancur Remuk 3 Orang Tewas di Tol Trans Jawa

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved